Panti adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Panti terletak di lereng selatan Gunung Argopuro yang hijau dan sejuk, serta terdapat beberapa ikon pariwisata yang mudah diakses dari Rambipuji dan pusat kota Jember. Beberapa obyek wisata populer di kecamatan ini diantaranya adalah Agrowisata Boma Gunung Pasang, Kampung Durian, dan Air terjun Tancak.[1] Gunung Pasang sendiri adalah wisata alam yang terletak di kawasan perkebunan kopi dan karet milik Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan (BUMD yang dikelola Pemkab Jember).[2] Panti juga direncanakan akan dibuka jalur pendakian pertama menuju Argopuro via Jember, tetapi sampai sekarang belum terealisasikan.[3]
Panti terletak di lereng Gunung Argopuro yang rawan mengalami bencana alam berupa banjir dan tanah longsor. Bencana terparah terjadi pada awal tahun 2006 di Desa Kemiri dan Perkebunan Gunung Pasang. Bencana tersebut berupa banjir bandang bercampur lumpur dan kayu yang mencatatkan lebih dari 80 korban jiwa. Selain itu, ribuan orang mengungsi dan banyak dusun yang terisolir. Dalam beberapa referensi, banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi serta rusaknya lereng Argopuro karena penebangan liar dan alih fungsi lahan menjadi perkebunan.[4][5]
Geografi
Peta administrasi Kecamatan Panti
Panti adalah kecamatan yang terletak di lereng selatan Pegunungan Iyang, atau lebih dikenal dengan puncak tertingginya yaitu Gunung Argopuro. Pegunungan ini berada di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Probolinggo. Akan tetapi, sampai sekarang tidak ada jalur pendakian resmi menuju Argopuro via Jember walaupun ada rencana untuk membuka jalur di Kecamatan Panti. Panti memiliki geografi dataran tinggi dan menjadi hulu bagi beberapa sungai penting di Jember seperti Sungai Dinoyo dan Badean. Sungai Badean sendiri menjadi pembatas dengan Kecamatan Bangsalsari di barat.
Panti memiliki kawasan perkebunan yang dikelola perusahaan besar. Perkebunan yang paling terkenal adalah Gunung Pasang yang dikelola PDP Kahyangan milik Pemkab Jember. Namun juga masih banyak kebun lainnya di Panti seperti Kebun Sentool, Ketajek, Kedaton, dan Keputren. Di tengah perkebunan tersebut terdapat pemukiman terpencil yang dihuni oleh pegawai kebun dan keluarganya. Beberapa komoditas utama di perkebunan tersebut diantaranya kopi, karet, dan tebu.
Batas wilayah Kecamatan Panti adalah sebagai berikut:[6]