Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Pangeran Abang Abdoel Arab mangkat pada 1 Desember1864 tanpa meninggalkan seorang anakpun, sehingga untuk menjalankan pemerintahan dilakukan oleh kedua orang pamannya sebagai Regent yaitu Raden Angsa dan Raden Ria, yang menjabat sampai wafatnya keduanya. Untuk melanjutkan pemerintahan kerajaan, maka dinobatkanlah Pangeran tertua bernama Abang Oenang.[5][6]