Beberapa varian tidak memasukkan Luxembourg. Dalam varian yang kurang umum, Belanda Prancis (Nord-Pas-de-Calais) juga dilibatkan dalam persatuan beserta beberapa wilayah yang berbatasan di Jerman (yaitu Friesland Timur). Beberapa kelompok Pan-Belanda juga menginginkan untuk memasukkan Afrika Selatan karena kaitannya bahasa Belanda dengan orang Afrikaner dan bahasa Afrikaans.[4]
Tujuannya adalah menyatukan wilayah-wilayah itu menjadi satu negara multilingual (kesatuan, federal atau confederal). Ini berbeda dengan Belanda Raya yang bertujuan menyatukan semua area berbahasa Belanda.[5] Nama negara ini berbeda setiap organisasinya, beberapa umumnya menggunakan nama (bersatu/bersatu kembali) Belanda/Negeri Rendah dan terutama sebelum 1945 nama Dietsland juga digunakan.