Pakisaji adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Pakisaji memiliki lokasi yang strategis karena berada di antara Kota Malang di utara dan ibu kota kabupaten yaitu Kepanjen di selatan, serta dilintasi jalan nasional yang menghubungkan keduanya.[1] Kecamatan ini terdapat Pasar Pakisaji yang ramai di tepi jalan nasional serta Stasiun Pakisaji yang melayani kereta Commuter Line Dhoho dan Penataran.[2] Pakisaji juga banyak berdiri industri besar seperti Pabrik Gula (PG) Kebon Agung yang berdiri sejak tahun 1905 serta berbagai pabrik rokok.[3][4] Tempat wisata terkenal di Pakisaji antara lain Bonderland Waterpark, wisata kuliner dan kolam renang Happy Durian, dan Lembah Ken Arok di Gunung Katu.[5][6] Selain itu, juga ada Padepokan Asmorobangun di Dusun Kedungmonggo yang menjadi salah satu tempat yang aktif melestarikan kesenian Tari Topeng Malang.[7][8]
Geografi
Peta administrasi dan lokasi Pakisaji
Pakisaji adalah kecamatan yang terletak di antara Kota Malang di utara dan Kepanjen sebagai ibu kota kabupaten di selatan. Kedua wilayah tersebut dihubungkan oleh dua jalur utama, ada jalan nasional di tengah serta jalan kabupaten di sebelah timur. Jalan kabupaten tersebut juga terdapat persimpangan di Kendalpayak ke timur menuju Bululawang. Pakisaji dengan Bululawang dipisahkan oleh Sungai Brantas. Sungai besar lain di Pakisaji yaitu Kali Metro. Kali Metro memisahkan Pakisaji bagian tengah dan timur yang berupa dataran rendah dan didominasi lahan pertanian, dengan Pakisaji bagian barat yang berupa perbukitan dan banyak ditanami tebu.[9] Desa yang ada di Pakisaji bagian barat terdiri dari Desa Permanu, Jatisari, dan Wadung. Di ujung barat Pakisaji terdapat bukit kecil bernama Gunung Katu yang menjadi obyek wisata bernama Lembah Ken Arok.[5] Pakisaji memiliki luas wilayah terkecil kedua setelah Sumberpucung yaitu sekitar 38,41km².[9]
Batas wilayah Kecamatan Pakisaji adalah sebagai berikut:[9]
BRMP Aneka Kacang - balai penelitian kacang-kacangan yang dikelola Kementerian Pertanian, dulu disebut Balitkabi kemudian berubah nama menjadi BSIP Aneka Kacang
Padepokan Asmorobangun - sanggar seni pelestari Topeng Malangan di Dusun Kedungmonggo
RS Ben Mari
Puskesmas Pakisaji
Industri
Pabrik Gula (PG) Kebonagung - pabrik gula yang sudah berdiri sejak tahun 1905 dan sekarang dikelola oleh PT Kebon Agung[3]
Pabrik rokok PT Penamas Nusantara
Pabrik rokok PT Cakra Guna Cipta
Pabrik rokok CV Megah Sejahtera
Pabrik rokok PT Atraco Multiguna
Kebudayaan
Tari Topeng Malangan
Topeng Malangan Kedungmonggo
Dusun Kedungmonggo di Desa Karangpandan adalah salah satu kampung yang menjaga salah kesenian khas Malang yaitu Topeng Malangan atau juga disebut Wayang Topeng Malang. Salah satu pegiat pelestarian kesenian tersebut adalah Padepokan Asmorobangun yang sudah berdiri sejak tahun 1900-an dengan tokohnya yang terkenal adalah Mbah Karimun. Topeng Malangan dipahat di kayu dengan warna dan corak yang beragam, totalnya ada 76 karakter tetapi hanya sekitar 6-7 karakter yang dikenal luas misalnya topeng Panji Asmoro Bangun. Pertunjukkan topeng malang berupa tarian yang diiringi musik tradisional. Topeng Malang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kementerian Kebudayaan pada tahun 2014.[7][8]
Tokoh terkenal
Serka Badjuri - tokoh yang berjuang melawan Belanda pada masa Agresi Militer, gugur pada tahun 1948 dan sekarang diabadikan dalam sebuah tugu di persimpangan jalan nasional[10]