Pakis adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Pakis adalah salah satu satelit Kota Malang yang terletak tepat di sebelah timur kota tersebut. Pakis merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Kabupaten Malang setelah Singosari yaitu sekitar 150 ribu jiwa pada tahun 2024.[1] Jalan raya utama di kecamatan ini menghubungkan Kota Malang dengan Tumpang di timur, dan di tepi jalur tersebut terdapat Pasar Pakis yang ramai.[2] Sebagai daerah satelit, Pakis memiliki perumahan hingga industri besar untuk menyangga Kota Malang. Beberapa kawasan hunian besar di Pakis misalnya Araya dan Sawojajar 2. Selain itu, juga terdapat obyek wisata populer seperti Taman Wisata Wendit, yaitu pemandian dari zaman Majapahit yang juga populer di zaman Belanda.[3][4]
Bandar Udara Abdulrachman Saleh yang merupakan salah satu bandara utama di Jawa Timur berada di Kecamatan Pakis. Bandara ini digunakan untuk penerbangan sipil maupun militer. Awalnya bandara ini bernama Lanud Bugis yang dibangun oleh Belanda sekitar tahun 1937 dan berubah nama menjadi Lanud Abdulrachman Saleh pada tahun 1952. Bandara khusus sipil kemudian dibangun dan diresmikan pada tahun 2012 dan dikelola Pemprov Jatim.[5][6] Di Pakis juga terdapat Gerbang Tol Pakis di ruas Jalan Tol Pandaan–Malang yang mempercepat akses ke bandara serta Gunung Bromo.[7]
Geografi
Peta administrasi dan lokasi Pakis
Pakis adalah kecamatan yang terletak di kawasan Malang timur dan berbatasan langsung dengan Kota Malang. Pakis memiliki geografi berupa dataran rendah dan banyak ditemukan lahan persawahan dan perkebunan tebu. Namun, sekarang, Pakis mengalami urbanisasi yang pesat karena lokasinya yang strategis sebagai satelit Kota Malang. Pusat kepadatan penduduk sebagian besar berada di perbatasan Kota Malang, sekitar Lanud, serta sepanjang Jalan Raya Pakis menuju Tumpang. Pakis memiliki banyak sumber air dan sungai yang menjadi wisata populer seperti Sumber Wendit, Sumber Gentong, dan Kali Cemplong. Ujung barat Pakis dipisahkan dari Kota Malang dengan adanya Sungai Bango yang terdapat jembatan di daerah Wendit (Dam Kalisari) dan Perum Araya.
Batas wilayah Kecamatan Pakis adalah sebagai berikut:[8]
Kecamatan Pakis terdiri dari 15 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh. Berdasarkan PP Nomor 15 tahun 1987, Desa Cemorokandang yang awalnya bagian dari Kecamatan Pakis bergabung menjadi kelurahan di Kota Malang.[9] Desa dan dusun tersebut yakni sebagai berikut:[8]