Dalam istilah pacuan kuda, pacuan perdana, atau pacuan maiden adalah ajang bagi kuda-kuda yang belum pernah memenangkan balapan.[1] Kuda-kuda yang belum pernah memenangkan balapan disebut sebagai maiden.[1] Pacuan kuda perdana diselenggarakan dalam berbagai jarak dan dengan ketentuan kelayakan yang didasarkan pada jenis kelamin atau usia kuda. Pacuan tersebut dapat berupa pacuan handicap, set-weight, atau weight-for-age. Di banyak negara, pacuan perdana merupakan tingkat kelas terendah dan mewakili titik awal dalam karier pacu. Di negara-negara seperti Amerika Serikat, maiden yang special weight berada di atas pacuan claiming, sementara maiden yang claiming races memungkinkan kuda tersebut dibeli (di-klaim) oleh pemilik lain.
Persyaratan
Secara umum, kuda harus berstatus maiden (belum pernah menang) pada saat perlombaan berlangsung. Di wilayah yang menyelenggarakan perlombaan halang rintang, pacuan datar dan halang rintang terkadang dianggap sebagai dua jenis pacuan yang berbeda, dan kemenangan dalam satu kategori tidak menghalangi kuda tersebut untuk mengikuti pacuan perdana di kategori lainnya. Misalnya, seekor kuda dapat memenangkan beberapa pacuan halang rintang dan tetap memenuhi syarat untuk mengikuti balapan datar perdana jika belum pernah memenangkan balapan datar. Demikian pula, pemenang balapan datar memenuhi syarat untuk mengikuti pacuan halang rintang jika belum pernah memenangkan jenis balapan lompat yang relevan.[2]
Kuda maiden terkenal
Banyak kuda terkenal yang memulai karier pacunya di ajang maiden sebelum naik ke kelas pacu yang lebih tinggi. Sebagian besar kuda berhasil memenangkan pacuan maiden mereka atau pensiun dari dunia pacu jika tidak mampu melakukannya. Namun, ada pula kuda yang menjalani karier panjang sebagai kuda maiden dan justru menjadi terkenal karena kegagalan mereka.[butuh rujukan]
Zippy Chippy termasuk salah satu kuda maiden paling terkenal sepanjang masa, dengan 100 kali start tanpa pernah menang sekalipun. Meskipun begitu, ia 30 kali finis di posisi tiga besar dan meraih hadiah uang lebih dari $30.000.[3]
Di Australia, Vote For Lust memenangkan kompetisi yang diselenggarakan oleh bursa taruhanBetfair untuk mencari kuda pacu terburuk di negara tersebut, sehingga Betfair pun mensponsori kuda berusia sembilan tahun itu. Per 17 Mei 2012, Vote For Lust telah berlomba 86 kali tanpa pernah menang sekalipun (10 kali finis di posisi tiga besar dan meraih hadiah uang lebih dari $20.000), namun, berkat publisitas yang dihasilkan dari gelar tersebut, joki pemenang Melbourne Cup, Glen Boss, setuju untuk menunggangi kuda tersebut pada start ke-87-nya.[4] Vote For Lust pensiun sebagai kuda yang belum pernah menang dengan 90 kali start.[5]
Kuda lain dengan rentetan kekalahan panjang termasuk Dance Saber (0 kemenangan dari 229 start, Jepang),[6] Namino Hana (0 kemenangan dari 198 start, Jepang),[7] Meine Attrice (0 dari 192 start, Jepang),[8] Speed Over (0 dari 189, Jepang),[9] Kammuri Holder (0 dari 179, Jepang),[10] Osan Tsuyoshi (0 dari 164, Jepang),[11] Hakuho Queen (0 dari 161, Jepang),[12] Dona Chepa (0 dari 135, Puerto Rico),[13] Ouroene (0 dari 124, Australia), Haru Urara (0 dari 113, Jepang),[14] Thrust (0 dari 105, Amerika Utara)[butuh rujukan] dan Quixall Crossett (0 untuk 103, Britania).[15]
↑"Australian Rules of Racing"(PDF). Australian Racing Board (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2015-03-01. Diakses tanggal 2025-06-12.
↑"Zippy Chippy". oldfriendsatcabincreek.com. Diakses tanggal 2026-03-15.