Overdosis barbiturat dapat terjadi secara tidak sengaja ataupun sengaja dalam upaya bunuh diri . [3] Efek toksiknya bersifat aditif terhadap efek alkohol dan benzodiazepin . [3] Dosis letal bervariasi tergantung pada toleransi seseorang terhadap barbiturat dan bagaimana obat tersebut dikonsumsi. [3] Efek barbiturat terjadi melalui neurotransmitter GABA . [2] Paparan terhadap barbiturat dapat dinilai dengan tes urin atau darah. [4]
Perawatannya melibatkan dukungan pernapasan dan tekanan darah seseorang. [2][5] Meskipun tidak ada antidot, karbon aktif mungkin bermanfaat. [5][6] Beberapa dosis arang mungkin diperlukan. [7]Hemodialisis kadang-kadang dapat dipertimbangkan. [6]Alkalinisasi urin ditemukan tidak bermanfaat. [6] Meskipun dulunya merupakan penyebab umum overdosis, barbiturat kini merupakan penyebab langka. [7]