Cremers masuk sebagai anggota Fransiskan pada 7 September 1921.[1] Ia menerima tahbisan imamat pada 18 Maret 1928 di Weert. Pada 15 Oktober 1929, ia diangkat menjadi guru di Sekolah Tinggi Misi di Katwijk. Pada tahun 1934, ia pergi bermisi ke Jawa. Sebelum bertugas di Papua, Creemers sempat bertugas di Paroki Kampung Sawah. Di sana, ia memulai tradisi upacara "Sedekah Bumi" sekitar tahun 1937 setelah memberkati panen padi umat.[2] Pada 21 Oktober 1946, ia mulai bertugas misi di Papua sebagai Superior Misi.
Sempat terdapat kesimpangsiuran informasi, yang menyatakan Mgr. Cremers mengakhiri tugas di Papua karena wafat pada tahun 1954, atau merujuk kepada Acta Intermedium berdasarkan surat dari Castulus vanden Eijnden tertanggal 1 Desember 1953.
Mgr. Cremers ditunjuk sebagai Administrator Apostolik pada 18 Juni 1954.[1] Walaupun tidak diketahui secara pasti kapan ia menyelesaikan tugas di Jayapura, penerusnya, Mgr. Rudolf Joseph Manfred Staverman, O.F.M., ditunjuk pada 29 April 1956. Ia kemudian kembali ke Belanda, dan di sana ia menjadi Rektor para biarawati Klares di Hengelo, sebelum bertugas di Silvolde. Pada 1 September 1976, ia pindah ke panti jompo Maria Postel di Gen-urg. Pada pagi hari tanggal 21 Februari 1988, ia meninggal dunia di rumah sakit St. Jozef di Doetinchem.