Terdapat 5 makna yang terkandung dari tradisi ini, setiap makna mempunyai nilai penting di mana masyarakat suku Sahu memercayai dan meyakininya, makna yang terkandung memiliki nilai mendalam. Pertama, menjadi ajang penegakkan nilai-nilai yang terkandung pada aturan untuk menciptakan kedamaian. Kedua, memperkuat relasi sosial persaudaraan, makna ini mendorong masayarakat untuk berbaur dengan yang lain, agar persaudaraan dikelompok tersebut harmoni. Ketiga, mempertegas struktur sosial yang menglindungi keadaan atau situasi pada masyarakat tersebut. Keempat, ajang pendidikan nilai moral bagi masyarakat, makna ini mempunyai nilai di mana tradisi ini sebagai ajang untuk pembelajaran. Kelima, dapat mempertegas pola hubungan manusia khususnya masyarakat suku Sahu dengan lingkungan alamnya, kandungan makna ini sangat berarti bahwa masyarakat harus menjada lingkungannya.[1]
Referensi
↑Nanuru, Ricardo (2019). "OROM SASADU: HAKIKAT DAN MAKNANYA BAGI
MASYARAKAT SUKU SAHU DI HALMAHERA
BARAT, MALUKU UTARA". Jurnal Filsafat. 29 (1): 1. doi:10.22146/jf.41641.