Orang bermuka dua (Hanzi:两面人;[1]Pinyin: Liǎng Miàn Rén) adalah sebuah istilah politik Tiongkok yang seringkali dipakai oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk menyebut pejabat atau anggota partai yang korup atau secara ideologis tak setia dengan partai.[2]Xi Jinping, sekjen PKT dan presiden Tiongkok saat ini, berulang kali berkata bahwa rakyat Tiongkok harus "sepenuhnya berjuang melawan kelompok bermuka dua dan orang bermuka dua."[3]
Pertama kali dipakai pada 1960an, istilah tersebut mulai lebih sering dipakai pada 2010an dalam menanggapi para pencetus kemerdekaan Xinjiang dan kritikus perlakuan Tiongkok terhadap orang Uighur.