OmeTV adalah sebuah platform dan aplikasi obrolan video daring acak yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan orang asing dari berbagai belahan dunia secara langsung melalui kamera web dan pesan teks.[1] Platform ini dikembangkan oleh perusahaan Bad Kitty's Dad, LDA yang berbasis di Portugal dan mulai beroperasi sejak tahun 2015.[1]
Aplikasi ini mengalami lonjakan popularitas yang signifikan sebagai salah satu alternatif utama setelah penutupan platform serupa yang legendaris, Omegle, pada akhir tahun 2023.
Fitur dan karakteristik
OmeTV bekerja dengan cara memasangkan dua pengguna secara acak dalam satu sesi panggilan video tatap muka. Beberapa fitur utama yang terdapat dalam perangkat lunak ini meliputi:
Pemasangan Acak: Pengguna dapat memulai obrolan dengan mengetuk tombol mulai, dan sistem akan mencarikan pengguna lain yang sedang aktif secara acak. Pengguna dapat menyaring lawan bicara berdasarkan negara atau gender.
Penerjemah Otomatis: Sistem menyediakan fitur penerjemahan pesan teks terintegrasi secara langsung guna mempermudah komunikasi lintas bahasa antar pengguna dari negara yang berbeda.
Sinkronisasi Media Sosial: Untuk meminimalkan akun anonim dan aktivitas penipuan, OmeTV mewajibkan pengguna baru untuk menghubungkan akun mereka melalui media sosial seperti Facebook atau VK saat melakukan pendaftaran.[2]
Kontroversi dan isu keamanan
Seperti platform obrolan acak pada umumnya, OmeTV menghadapi berbagai tantangan besar terkait moderasi konten dan perlindungan privasi pengguna. Beberapa isu utama yang sering disorot oleh lembaga hukum dan pengawas keselamatan siber meliputi:
Keselamatan Anak di Bawah Umur
Meskipun OmeTV menetapkan batasan usia minimal bagi penggunanya, platform ini kerap dikritik karena lemahnya sistem verifikasi usia di lapangan. Hal ini memicu kekhawatiran global mengenai risiko paparan konten eksplisit (seperti ekshibisionisme) serta potensi ancaman predator seksual daring terhadap anak-anak di bawah umur.
Regulasi dan Pemblokiran di Australia
Pada akhir tahun 2025, badan pengawas keselamatan siber pemerintah Australia, eSafety Commissioner, menerbitkan peringatan resmi (formal warning) kepada pengembang OmeTV terkait pelanggaran undang-undang keselamatan daring (Online Safety Act).[3] Akibat ketidakpatuhan berkelanjutan terhadap standar perlindungan anak, aplikasi OmeTV secara resmi diblokir dan dihapus dari toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store di wilayah hukum Australia.