Olanzapin adalah golongan antipsikotik atipikal yang digunakan untuk mengatasi skizofrenia dan gangguan bipolar .[7] Pada pasien skizofrenia, obat ini bisa digunakan untuk jangka pendek dan bisa digunakan terapi pemeliharaan jangka panjang.[7] Rute pemberian obat melalui oral atau bisa penyuntikan intraotot .[7]
Kemunculan efek samping yang umum pada penggunaan obat ini meliputi penambahan berat badan, gangguan pergerakan, pusing, rasa lelah, sembelit, dan mulut kering.[7] Efek samping lainnya yang bisa terjadi pada penggunaan obat ini yakni hiptensi ostostatik, reaksi alergi, sindrom neuroleptik maligna, hiperglikemia, sawan, ginekomastia, disfungsi ereksi, dan tardive dyskinesia .[7] Penggunaan obat ini golongan lansia dengan riwayat demensia, meningkatkan risiko kematian.[7] Untuk penggunaan trismester akhir pada kehamilan bisa menyebabkan gangguan pergerakan pada bayi selama beberapa waktu pasca dilahirkan.[7] Walaupun mekanisme kerjan dari obat ini belum sepenuhnya jelas, obat ini bisa memblokir reseptor dopamin dan serotonin.[7]
↑Mauri MC, Volonteri LS, Colasanti A, etal. (2007). "Clinical pharmacokinetics of atypical antipsychotics: a critical review of the relationship between plasma concentrations and clinical response". Clinical Pharmacokinetics. 46 (5): 359–88. doi:10.2165/00003088-200746050-00001. PMID17465637. S2CID43859718.