Novel romantis"Oh Edward! Bagaimana bisa kau melakukan itu?", sebuah ilustrasi akhir abad ke-19 dari Sense and Sensibility (1811) karya Jane Austen, seorang pelopor genre tersebut
Novel romansa mencakup berbagai subgenre, seperti fantasi, kontemporer, romansa sejarah, fiksi paranormal, romansa sesama perempuan (sapphic), hingga fiksi ilmiah. Cerita-cerita dalam genre ini sering memanfaatkan pola naratif tertentu, misalnya “dari musuh menjadi kekasih” (enemies to lovers), “kesempatan kedua” (second chance), atau “kedekatan yang dipaksakan” (forced proximity). Meskipun secara tradisional pembaca utama novel romansa dianggap perempuan, sebuah studi tahun 2017 yang dilakukan oleh Romance Writers of America menunjukkan bahwa laki-laki menyumbang sekitar 18% dari pembeli buku romansa.[1]
Roy, Pinaki. "Bodice-ripper and Feminism: A New Perspective". Gender Issues in India: Challenges and Strategies. Ed. Som, S. Kolkata: Rupali, 2017 (ISBN978-93-81669-69-3). pp.6–13.