Plot
Sambil berduka atas wafatnya sang ibu, Joe Scaravella mengenang masa kecilnya di Brooklyn pada era 1970-an, ketika ibunya, Maria, dan neneknya kerap berada di dapur memasak untuk para sahabat dan keluarga. Ia mengingat apa yang mereka ajarkan kepadanya dan berusaha merekonstruksi semua hidangan yang biasa mereka buat, meskipun ia tidak pernah berhasil membuat resep saus tomat sunday gravy khas neneknya yang sama persis.
Sahabat dekat Joe, Bruno, dan istrinya, Stella, menyampaikan kekhawatiran mereka saat makan malam dan mendorong Joe agar menggunakan uang asuransi jiwa ibunya untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri. Joe kemudian mengunjungi pasar terbuka di Staten Island yang dulu sering ia datangi bersama ibu dan neneknya. Di sana ia bertemu Olivia, gebetan masa SMA-nya, serta Antonella, tetangga Olivia yang lebih tua dan sedang berbelanja bersamanya. Setelah melihat sebuah restoran yang tutup, Joe memutuskan untuk membuka restoran di tempat itu, menamainya Enoteca Maria sebagai penghormatan kepada ibunya, dengan ciri khas bahwa dapurnya akan dijalankan oleh para lansia (nonnas), sehingga makanan yang disajikan dapat mengingatkan orang pada masa kecil mereka.
Meski menghadapi penolakan dari sebagian warga Staten Island, Joe tetap melanjutkan rencananya. Ia meminta bantuan Bruno sebagai kontraktor dan merenovasi tempat tersebut menjadi restoran Italia bergaya klasik. Sementara itu, ia mempekerjakan Antonella, Roberta (sahabat ibunya), Gia (mantan penata rambut ibunya), serta seorang pelamar dadakan bernama Teresa. Para nonna awalnya berselisih karena berasal dari latar belakang yang sedikit berbeda, tetapi setelah Gia mengundang mereka ke sesi perawatan pribadi di salonnya, mereka mulai menjalin kedekatan dan menjadi sahabat. Mereka saling berbagi kisah mendalam dan personal tentang cinta, kehilangan, serta patah hati, yang membuat mereka menemukan kesamaan dan ikatan yang lebih kuat satu sama lain.
Saat para nonna sedang mengembangkan menu, Roberta memasak capuzzelle dan tanpa sengaja memicu kebakaran di dapur, tepat sebelum seorang inspektur datang. Inspektur tersebut menyatakan restoran tidak lulus inspeksi akibat kerusakan karena kebakaran dan mengatakan bahwa diperlukan waktu hingga satu tahun sebelum inspeksi ulang dapat dilakukan. Hal ini memicu pertengkaran antara Joe dan Bruno yang berakhir dengan Joe mengusir Bruno dari restoran.
Joe kemudian pergi untuk meminta maaf dan mengetahui bahwa Bruno menjual mobil kesayangan yang diwarisi dari ayahnya untuk menutup biaya renovasi restoran. Terharu oleh kebaikan temannya, Joe dan Bruno berdamai. Olivia yang seorang pengacara, melacak inspektur yang melakukan inspeksi, mengetahui bahwa ia memiliki riwayat praktik tidak etis, dan memaksanya untuk segera melakukan inspeksi ulang. Restoran tersebut lolos inspeksi, dan mereka bersiap untuk membukanya.
Pada malam pembukaan, badai petir besar melanda daerah tersebut dan tidak ada seorang pun yang datang ke restoran selain Bruno dan Stella. Antonella kemudian mengetahui bahwa salah satu pemasok utama di pasar telah berbicara negatif tentang restoran itu, yang turut menyebabkan sepinya pelanggan. Joe berupaya menarik perhatian dengan mengundang para kritikus kuliner untuk mengulas restorannya, tapi semua menolak, termasuk Edward Durant, seorang reviewer restoran kawasan Manhattan, di mana Joe hampir diusir saat menerobos masuk ke stasiun televisi dan memberikan beberapa sample makanan masakan restorannya seusai acaranya.
Setelah berminggu-minggu tanpa pelanggan, Joe dengan berat hati memutuskan untuk menutup restoran. Sebagai perpisahan terakhir, ia mengadakan jamuan makan bagi sahabat, rekan kerja, dan kenalan; restoran tersebut berhasil memukau seluruh tamu yang hadir pada jamuan makan tersebut. Akhirnya, Joe membuka amplop yang ditinggalkan ibunya—yang selama ini ia hindari sejak kematiannya—dan menemukan di dalamnya resep-resep semua hidangan buatan ibunya dan neneknya, termasuk saus khas sunday gravy yang selama ini tidak pernah berhasil ia buat. Joe kembali ke kehidupannya yang lama, tetapi beberapa hari kemudian Bruno mengunjunginya dengan membawa sebuah artikel koran tentang restoran tersebut, di mana salah satu tamu pesta makan jamuan terakhir ternyata adalah kritikus yang dikirim secara anonim oleh Durant. Kritikus itu menulis ulasan yang sangat positif, yang kemudian memicu lonjakan pelanggan. Restoran itu akhirnya sukses, memungkinkan Joe membeli kembali mobil Bruno. Olivia dan Joe juga memulai hubungan.
Pada bagian kredit akhir, ditampilkan cuplikan Enoteca Maria yang sesungguhnya, disertai keterangan bahwa restoran tersebut telah beroperasi selama 15 tahun dan kini dikelola oleh para nonna dari berbagai penjuru dunia.