* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik
Arnold Wouter van der Vin (lahir sekitar tahun 1924 – meninggal tidak diketahui), atau lebih dikenal dengan julukan Nol, adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Indonesia keturunan Belanda yang bermain sebagai penjaga gawang. Ia merupakan kiper utama tim nasional Indonesia pada era 1950-an dan sering dianggap sebagai pemain "naturalisasi" pertama dalam sejarah sepak bola Indonesia.[1]
Karier
Van der Vin adalah pemain kedua setelah Mo Heng Tan yang bermain sebagai penjaga gawang untuk Indonesia yang baru merdeka. Ia melakukan debut tidak resminya untuk Indonesia dalam pertandingan melawan South China AA dari Hong Kong pada 27 Juli 1952.
Momen paling ikonik dalam kariernya terjadi pada Olimpiade Melbourne 1956. Van der Vin tampil heroik saat Indonesia berhasil menahan imbang raksasa dunia, Uni Soviet, dengan skor 0-0 di babak perempat final. Penampilannya dalam menggagalkan serangan para pemain Soviet mendapat pujian luas dari dunia internasional.[1]
Kewarganegaraan dan Kehidupan Pribadi
Status kewarganegaraan Van der Vin berkaitan erat dengan Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949. Sebagai seorang Indo-Eropa, ia menggunakan "hak opsi" untuk memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) daripada kembali ke Belanda. Ia mempertegas identitas Indonesianya dengan menjadi seorang mualaf dan menikahi seorang wanita Indonesia bernama Siagian Toeti Kamaria. Penegasan status hukum kewarganegaraannya secara resmi tercatat di Pengadilan Negeri Cianjur pada 17 Maret 1988.[1]