Nicolas Thévenin Karir diplomatik
Ia bergabung dengan pelayanan diplomatik Takhta Suci pada 1 Juli 1994. Penugasannya menempatkannya ke India, Republik Demokratik Kongo , Belgia , Lebanon , Kuba , dan Bulgaria . Pada 2005, ia bergabung dengan staf Seksi Hubungan Negara Sekretariat Negara di Roma.[ 2] Pada 2006, kala Kardinal Tarcisio Bertone diangkat menjadi Sekretaris Negara, Thévenin bergabung dengan sekretariat pribadinya.[ 3]
Pada 8 Januari 2010, ia diangkat menjadi Protonoter Apostolik .[ 4] Pada 5 Maret 2011, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menganugerahinya Legiun Kehormatan.[ 3]
Pada 15 Desember 2012, Paus Benediktus XVI mengangkatnya menjadi uskup agung tituler Aeclanum dan menganugerahinya pangkat nunsius apostolik .[ 2] Pada 5 Januari 2013, ia diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Guatemala .[ 5] Pada 6 Januari, ia menerima penahbisan episkopal dari Paus Benediktus XVI.[ 6]
Pada 4 November 2019, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Mesir dan Delegasi Apostolik untuk Liga Arab .[ 7] [ 8]
Pada 22 Mei 2023, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik pertama untuk Oman .[ 9]