Nicholas Alan Searcy (lahir 7 Maret 1959[3]) adalah aktor asal Amerika Serikat. Ia dikenal karena memerankan Wakil Kepala Marshal Amerika Serikat Art Mullen di serial Justified. Ia juga memiliki peran dalam miniseri From the Earth to the Moon sebagai Deke Slayton, dan menyutradarai Gosnell: The Trial of America's Biggest Serial Killer, sebuah film yang dirilis pada 12 Oktober 2018.[4]
Kehidupan awal
Nicholas Alan Searcy lahir di Cullowhee, North Carolina.[5][6] Ia adalah lulusan SMA Cullowhee. Kemudian ia sempat bersekolah di North Carolina School of the Arts dan lulus dari Universitas Carolina Utara, Chapel Hill dengan gelar di bidang Bahasa Inggris pada musim panas tahun 1982.[5]
Kehidupan pribadi
Searcy tinggal di Kentucky bersama istrinya, aktris Leslie Riley, dan kedua anak mereka, Chloe dan Omar.[7]
Pandangan politik
Searcy adalah seorang konservatif yang blak-blakan; perilaku politik dan interpersonalnya di media sosial, seperti Twitter, telah disoroti di beberapa media berita. Searcy menyatakan, "Saya tahu orang-orang memiliki perasaan. Itulah sebabnya saya mencoba menyakiti mereka."[8]
Pada tahun 2013, Searcy mengejek pandangan politik Sean Penn setelah kematian presiden Venezuela Hugo Chavez, yang mana Penn telah menyatakan kekagumannya.[8] Kemudian pada tahun yang sama, ia menanggapi pernyataan pegulat profesional Kevin Nash tentang Patient Protection and Affordable Care Act dengan menyebutnya sebagai "penjilat negara".[9] Pada tahun 2014, Searcy menanggapi beberapa individu dalam diskusi tentang pernikahan sesama jenis dan inses, di mana ia mengejek individu dan jurnalis berdasarkan berat badan mereka, setelah mereka menyebut Searcy dan Republikan lainnya sebagai "rasis".[10] Searcy juga secara rutin mengejek orang karena berat badan mereka pada tahun 2015, lagi-lagi sebagai tanggapan atas tuduhan mereka bahwa mereka yang menentang kebijakan Demokrat adalah "rasis".[8] Searcy juga dikenal karena kritiknya terhadap Donald Trump pada tahun 2016, dan melaporkan bahwa teman-temannya marah kepadanya karena lelucon yang ia buat tentang calon presiden pada saat itu. Searcy melaporkan, "Saya kesulitan menemukan sesuatu yang lain selain hal yang menggelikan dalam pemilihan ini."[11] Pada tahun 2017, ia menyatakan ketidakpastian mengenai apakah ia kehilangan pekerjaan karena pandangan politiknya.[12] Searcy menghadiri serangan Gedung Capitol Amerika Serikat pada 6 Januari tetapi tidak didakwa atau ditangkap. Ia telah berusaha mengubah narasi media bahwa itu adalah pemberontakan.[13]