L. Frank Baum pada awalnya tidak berniat menulis lanjutan dari The Wonderful Wizard of Oz. Namun, buku tersebut meraih popularitas yang jauh lebih besar dibandingkan dunia dongeng lain ciptaannya, termasuk negeri Merryland yang muncul dalam novel anak Dot and Tot in Merryland. Kesuksesan Oz, ditambah dengan adaptasi musikal pada tahun 1902, mendorong Baum untuk kembali menulis kisahnya melalui The Marvelous Land of Oz. Selama lima belas tahun berikutnya, Baum terus menggambarkan dan memperluas dunia Oz melalui seri buku Oz,[2](pp64–65) yang memperkenalkan banyak tokoh dan makhluk fiksi baru. Ia sempat merencanakan penutupan seri dengan The Emerald City of Oz (1910), di mana negeri Oz digambarkan tertutup selamanya dan tidak lagi terlihat dari dunia luar. Namun, gagasan tersebut tidak disambut baik oleh para penggemar, sehingga Baum segera membatalkannya. Ia kemudian menulis delapan buku Oz tambahan dan bahkan menyebut dirinya sebagai "Royal Historian of Oz".[2](p66)
Karakteristik
Dalam buku pertama The Wonderful Wizard of Oz, negeri Oz digambarkan berbeda dari Kansas, tempat asal Dorothy, karena tidak dianggap sebagai wilayah yang beradab. Hal ini menjelaskan mengapa Kansas tidak memiliki penyihir, sedangkan Oz memilikinya.[3] Dalam buku ketiga, Ozma of Oz, Oz disebut sebagai sebuah "negeri peri", istilah baru yang digunakan untuk menjelaskan keajaiban-keajaiban yang terdapat di dalamnya.[4]
Geografi
Oz digambarkan berbentuk kira-kira persegi panjang dan terbagi secara diagonal menjadi empat wilayah: Munchkin Country (sering disebut Munchkinland dalam berbagai adaptasi) di bagian Timur, Winkie Country di bagian barat, Gillikin Country di bagian utara, dan Quadling Country di bagian selatan. Di pusat Oz, tepat di titik pertemuan garis diagonal, terletak Kota Zamrud, ibu kota negeri Oz sekaligus kediaman penguasa Oz, Putri Ozma.[5]
Negeri Gillikin
Negeri Gillikin merupakan bagian utara dari negeri Oz. Wilayah ini dihuni oleh bangsa Gillikin. Ciri khas daerah tersebut adalah warna ungu, yang dikenakan oleh sebagian besar penduduk setempat serta tampak mendominasi lingkungan mereka.
Negeri Quadling
Negeri Quadling terletak di bagian selatan negeri Oz. Wilayah ini dihuni oleh bangsa Quadling dan berada di bawah pemerintahan Glinda. Michael Patrick Hearn berpendapat bahwa nama Quadling berarti “penduduk kecil dari negeri keempat”.[6] Dalam novel karya Gregory Maguire, wilayah Quadling digambarkan sebagai daerah rawa yang hampir tidak berpenghuni setelah penaklukan oleh Sang Penyihir.
Negeri Munchkin
Negeri Munchkin adalah bagian timur dari negeri Oz dan menjadi tempat tinggal bangsa Munchkin.[7] Dalam kisah The Wonderful Wizard of Oz, tokoh utama Dorothy Gale menghadiri sebuah perayaan setelah kedatangannya di Oz, yang berlangsung di kediaman Boq, salah satu Munchkin terkaya sekaligus paling ramah.
Negeri Winkie berada di bagian barat negeri Oz dan dihuni oleh bangsa Winkie. Peta wilayah ini muncul dalam The Lost Princess of Oz (1917). Michael Patrick Hearn menafsirkan nama Winkie sebagai “sedikit cahaya”, merujuk pada daerah “tempat matahari terbenam”.[6]
Referensi
↑Baum, Lyman Frank (1910). The Emerald City of Oz (dalam bahasa Inggris). Reilly & Britton. ISBN978-0-7583-0792-7. The Emerald City is built all of beautiful marbles in which are set a profusion of emeralds .... It has nine thousand, six hundred and fifty-four buildings, in which lived fifty-seven thousand three hundred and eighteen people .... There were more than half a million people in the Land of Oz
12Thurber, James (1984). "The Wizard of Chittenango". Dalam Boyer, Robert H.; Zahorski, Kenneth J. (ed.). Fantasists on Fantasy. New York, NY: Avon Books. ISBN0-380-86553-X.
↑Michael O. Riley, Oz and Beyond: The Fantasy World of L. Frank Baum, Lawrence, KS, University Press of Kansas, 1997; p. 53. ISBN0-7006-0832-X.