Nectocaris adalah sebuah genus hewan mirip cumi-cumi dengan afinitas yang diperdebatkan, dan diketahui hidup pada periode Kambrium. Fosil-fosilnya yang pertamakali ditemukan dideskripsikan dari Batu Burgess di Kanada. Beberapa sisa-sisa serupa yang kemungkinan berasal dari genus ini juga diketahui dari Serpih Teluk Emu di Australia dan Biota Chengjiang di Tiongkok.
Genus ini merupakan organisme perenang bebas predator atau pebangkai. Gaya hidup ini terrefleksikan pada nama ilmiahnya: Nectocaris berarti "udang perenang" (dari bahasa Yunani Kunoνηκτόνcode: el is deprecated , nektoncode: el is deprecated , berarti "perenang" dan καρίςcode: el is deprecated , kariscode: el is deprecated , "udang"). Terdapat dua wujud yang diketahui dari hewan ini: sebuah wujud kecil, sepanjang sekitar satu inci, dan wujud besar, yang mirip secara anatomi dengan wujud kecil, tetapi empat kali lebih besar.[1]
Hewan nectocaridid memiliki afinitas yang kontroversial. Beberapa ahli menyarankan bahwa mereka mewakili sefalopoda terawal yang diketahui. Namun, morfologi mereka sangat berbeda dari sefalopoda-sefalopoda awal yang sebelumnya telah diketahui. Oleh akrena itu, hubungan mereka degan sefalopoda dan bahkan moluska secara lebih luas tidak diterima oleh kebanyakan ahli.[2][3] Afinitas mereka dengan kelompok hewan apapun diluar Bilateria telah lama dianggap tidak menentu,[3] hingga sbeuah studi tahun 2025 menemukan mereka secara definitif sebagai kerabat chaetognatha (cacing panah) modern.[4]