Nazif Basir (5 Juni 1934–1 Mei 2020) adalah seorang seniman, wartawan dan penulisIndonesia.[1] Nazif bersama istrinya, Elly Kasim, merupakan pendiri Sanggar Tari Nasional Bunda, yang lebih dikenal dengan nama Sangrina Bunda pada tahun 1978. Sangrina Bunda beraktivitas sebagai pusat pendidikan dan latihan tari-tarian tradisi untuk anak-anak remaja dan dewasa yang berlokasi di Jakarta Timur. Mereka telah membawa sanggar tari tersebut keliling dunia memperkenalkan kebudayaan dan kesenian Indonesia ke 118 kota di 35 negara. Selain dikenal sebagai penata tari (koreografer), Nazif juga dikenal sebagai pencipta lagu, terutama lagu-lagu Minang.
Sepanjang karier profesionalnya, disamping sebagai seniman, Nazif juga pernah berkarya sebagai penulis dan jurnalis. Nazif telah menulis sejak masih sekolah di Yogyakarta pada tahun 1953, dengan menulis berbagai cerita pendek yang dimuat di berbagai majalah yang terbit di berbagai kota di Indonesia. Sebagai wartawan, dia juga pernah aktif di berbagai media, baik sebagai redaktur maupun pemimpin redaksi. Ia merupakan alumni angkatan pertama dari Akademi Seni Drama & Film Yogyakarta pada tahun 1957.
Bersama Taufiq Ismail, Nazif pernah memimpin LKAM (Lembaga Kesenian Alam Minangkabau Jakarta) dari tahun 1984 hingga 1987, dan juga pernah menjabat Ketua bidang kebudayaan BK3AM (Badan Koordinasi Kemasyarakatan dan Kebudayaan Alam Minangkabau Jakarta) selama dua periode dari tahun 1988 sampai 1998.
Nazif Basir meninggal dunia pada 1 Mei 2020 pukul 20.30 di Rumah Sakit Pertamina Jakarta.[2]
Tur Mancanegara
Pertunjukan di 6 Negara Bagian Malaysia Barat (Februari 1979)
Pertunjukan di Comptoir Swiss di Lausanne (September 1979)
Tampil dalam Festival Kesenian Rakyat (Inconteri Internazionalli di Folklore E Speltoco) di kota Pavullo dan Bologna, Italia (Agustus 1990)
Pertunjukan di kota Bonn, Koln, Munchen dan Dusseldorf (Jerman Barat), Bern (Swiss) dan London (Inggris) (Agustus 1990)
Sebagian penari-penari Sangrina Bunda tampil pada acara Indonesia Night dalam acara perayaan 17 Agustus di KBRI, Ho Chi Minh City (Vietnam) (Agustus 1990)
Tampil dalam sepekan pertunjukan di The La Rinacente Departemen Store, Roma dan Milan, Italia (Maret 1991)
Tampil mewakili Indonesia di Asean Folklor Festival yang diadakan di kota Fusan dan Seoul, Korea Selatan (Juni 1991)
Peresmian Pembukaan Penerbangan Garuda jalur Medan – Munchen, Jerman (Mei 1992)
Pertunjukan di Milan, Italia dan dilanjutkan ke Paris, Prancis (Februari 1995)
Tampil pada Acara Opportunity Indonesia 95 di Paris, Prancis (April 1995)
Penampilan kedua di Buenos Aires, Argentina (Mei 1995)
Penampilan dalam acara 50 tahun kemerdekaan RI di London, Inggris (Agustus 1995)
Pertunjukan di kota Karlsruhe, Hamburg dan Bonn, Jerman (Agustus 1995)
Mewakili Jakarta dalam penampilan-penampilan pada acara Indonesian Opportunity ‘95 di kota New York, Chicago dan Los Angeles, Amerika Serikat (September 1995)