Nancy Ruth Mace (lahir 4 Desember 1977) adalah seorang pengusaha, politikus dan penulis asal Amerika Serikat yang menjadi anggota DPR. Pada 1999, Mace menjadi wanita pertama yang lulus dari program Corps of Cadets di The Citadel. Mace adalah wanita Partai Republik pertama yang terpilih dalam Kongres dari Carolina Selatan.[1]
Posisi politik
Kesejahteraan hewan
Mace telah mengkritik eksperimen ilmiah terhadap hewan, yang ia gambarkan sebagai "kekejaman terhadap hewan yang didanai oleh pembayar pajak".[2] Pada bulan April 2024, ia memperkenalkan undang-undang untuk melarang pendanaan federal untuk eksperimen pada anjing dan kucing.[3] Pada Mei 2024, sebagai respon terhadap pengakuan Gubernur Dakota SelatanKristi Noem menembak mati anjing peliharaannya, Mace bersama Jared Moskowitz dan Susan Wild mendirikan Kaukus Kongresional Pecinta Anjing.[4] Pada bulan Mei 2025, Mace menyusun undang-undang yang mengharuskan hewan yang digunakan di laboratorium penelitian federal dipindahkan atau diadopsi daripada dibunuh.[5]
Washington D.C. sebagai negara bagian
Nancy Mace menentang tuntutan agar Washington, D.C. dijadikan sebagai negara bagian di Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa alasan penentangannya karena Washington, D.C. terlalu kecil untuk disebut sebagai negara bagian, menyatakan bahwa "D.C. bahkan tidak akan memenuhi ketentuan sebagai satu daerah pemilihan".[6][7][8] Namun pada kenyataannya, jumlah penduduk Washington, D.C. lebih besar dibandingkan Wyoming dan Vermont yang lebih besar dan hanya memiliki masing-masing satu daerah pemilihan.[9][10][11]
LGBT
Transgender
Pada tanggal 18 November 2024, Mace mengajukan resolusi untuk melarang "Anggota, pejabat, dan karyawan DPR" menggunakan fasilitas khusus jenis kelamin (seperti kamar kecil, ruang ganti, dan ruang ganti) di Gedung Capitol atau Gedung Kantor DPR yang tidak sesuai dengan "jenis kelamin biologis" mereka.[12] Dia menjelaskan dalam siaran persnya bahwa RUU tersebut ditujukan untuk perempuan transgender,[13] dan berkata dalam sebuah wawancara bahwa ia tujukan secara spesifik kepada anggota DPR dari DelawareSarah McBride, anggota DPR pertama yang secara terbuka menyatakan dirinya sebagai seorang transgender yang baru saja dilantik.[14] Mace menyatakan bahwa McBride sebagai "seorang laki-laki yang memaksakan dirinya untuk masuk ke lingkup wanita" dan "seorang pria memakai rok", kemudian lanjut berkata bahwa "Sungguh menyinggung jika seorang pria yang memakai rok berpikir bahwa dia setara denganku."[15][16] McBride menanggapi ancaman Mace menyatakan bahwa ia akan mematuhi larangan tersebut tetapi ia dipilih oleh rakyat Delaware "bukan untuk membahas kamar mandi".[17]
Islam
Setelah kemenangan Zohran Mamdani yang memenangkan konvensi Partai Demokrat dalam pemilihan Wali Kota New York 2025, Nancy Mace menulis sebuah postingan yang berbau islamofobia melawan Mamdani, yang merupakan seorang umat Muslim. Selain mengunggah gambar Mamdani memakai pakaian tradisional Islam, Mace menyerukan bahwa "Setelah Serangan 11 September 2001, kita selalu berkata "Tidak akan lupa". Namun, saya pikir dengan sedih kita telah lupa".[18][19]