Indonesia
Nama-nama India memiliki pengaruh yang signifikan di Indonesia karena hubungan historis, budaya, dan keagamaan. Pengaruh budaya India di Indonesia terutama terlihat melalui pengaruh Hindu-Buddha, nama-nama yang berasal dari bahasa Sanskerta, dan keberadaan diaspora India.
Sebelum penyebaran Islam, Indonesia memiliki kerajaan Hindu dan Buddha seperti Sriwijaya (Sumatra), Majapahit (Jawa), dan Kutai (Kalimantan) yang sangat dipengaruhi oleh budaya India. Akibatnya, banyak nama di Indonesia, terutama di Bali dan Jawa, memiliki asal-usul Sanskerta.
Contoh:
- Nama kerajaan yang berasal dari Sanskerta: Airlangga, Kartanegara, Kertarajasa
- Nama umum: Wira (pahlawan), Dewi (dewi), Surya (matahari), Dharma (kebenaran)
- Pengaruh epos Hindu: Rama, Sinta (Sita), Arjuna, Krishna
Banyak nama di Indonesia, terutama di Jawa, Bali, dan Sumatra, masih mengandung unsur Sanskerta, bahkan di kalangan masyarakat mayoritas Muslim.
Contoh:
- Nama laki-laki: Candra (bulan), Bayu (angin), Jaya (kemenangan), Wisnu (Vishnu)
- Nama perempuan: Saraswati, Indira, Laksmi, Ratna
Indonesia memiliki komunitas India yang cukup besar, terutama di Medan, Jakarta, Surabaya, dan Bali. Banyak orang India-Indonesia yang tetap mempertahankan nama-nama tradisional Tamil, Punjabi, atau Gujarati mereka.
Contoh:
- Nama Tamil: Murugan, Rajendran, Meenakshi
- Nama Punjabi: Singh, Kaur
- Nama Gujarati: Patel, Shah
Nama-nama India di Indonesia memiliki akar yang kuat dalam sejarah dan pertukaran budaya, terutama melalui pengaruh Sanskerta dan Hindu-Buddha. Meskipun mayoritas penduduk Indonesia kini beragama Islam, warisan nama-nama India tetap bertahan, terutama di Bali, Jawa, dan komunitas diaspora India.