Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.
Kegiatan-kegiatan NSA meliputi penyadapan dan pengamanan. Penyadapan NSA meliputi telepon, komunikasi Internet, komunikasi radio, serta komunikasi-komunikasi lainnya yang dapat disadap. Pengamanan NSA meliputi komunikasi militer, diplomatik, serta komunikasi-komunikasi rahasia atau sensitif pemerintah. NSA merupakan organisasi yang mempekerjakan ahli matematika dan memiliki superkomputer terbanyak di dunia.[2] Namun NSA berusaha untuk tetap low profile, bahkan Pemerintah AS pernah tidak mengakui keberadaannya selama beberapa tahun. Karena itu, NSA sering dipelesetkan sebagai No Such Agency (Tidak ada agensi seperti itu), atau Never Say Anything (Jangan bilang apa-apa).
Markas besar NSA terletak di Fort George G. Meade, Maryland, sekitar 16km di timur lautWashington, D.C.. Anggaran yang digunakan NSA dirahasiakan oleh pemerintah AS, tetapi total penggunaan listrik tahunan NSA saja melebihi 31 juta dolar AS (190 miliar rupiah).[3] Pada tahun 2006, suratkabar AS Baltimore Sun melaporkan NSA berisiko memiliki terlalu banyak beban listrik, yang diakibatkan kurangnya infrastruktur listrik di Fort Meade untuk menjalankan peralatan-peralatan NSA.[4] Selain markas besar di Ft. Meade, NSA juga memiliki fasilitas-fasilitas lain seperti Pusat Kriptologi Texas di San Antonio, Texas.
NSA juga terlibat dalam industri keamanan komunikasi, di antaranya pembuatan perangkat keras dan lunak khusus komunikasi aman, pabrik semikonduktor khusus di Fort Meade, serta penilitian kriptografi tingkat tinggi. NSA juga memiliki kontrak dengan perusahaan-perusahaan swasta di bidang riset dan peralatan.
Sejarah
Asal mula NSA dapat dirunut sejak pendirian Armed Forces Security Agency (AFSA, Badan Keamanan Angkatan Bersenjata) pada 20 Mei1949. Organisasi ini awalnya didirikan di dalam Dephan AS, dibawah komando para Kepala Staf di militer AS. AFSA awalnya bertugas untuk mengatur aktivitas intelijen elektronik dan komunikasi dari intelijen militer di ketentaraan AS. Namun, AFSA hanya memiliki kendali koordinasi yang kecil. Lalu pada 10 Desember1951, DirekturCIAWalter Bedell Smith mengirimkan memo kepada Sekretaris Eksekutif Dewan Keamanan Nasional ASJames S. Lay, menyatakan "kendali dan koordinasi terhadap pengumpulan dan pemrosesan intelijen komunikasi terbukti tidak efektif" dan menyarankan sebuah survei terhadap aktivitas intelijen komunikasi. Usulan ini diterima pada 13 Desember1951, dan penyelidikan diizinkan pada 28 Desember 1951. Laporan tersebut selesai pada 13 Juni1952, dikenal sebagai "Laporan Komite Brownell]], dari nama ketua komite Herbert Brownell. Komite ini menyelidiki sejarah aktivitas intelijen komunikasi AS dan mengatakan dibutuhkan koordinasi dan pengaturan yang jauh lebih besar di tingkat nasional. AFSA lalu diganti menjadi NSA, dan peran NSA tidak lagi hanya mencakup intelijen angkatan bersenjata.
Formalisasi dari pembentukan NSA disahkan oleh surat yang ditulis Presiden ASHarry S. Truman pada Juni 1952. NSA didirikan secara resmi melalui revisi National Security Council Intelligence Directive (NSCID) pada 24 Oktober1952, dan mulai eksis pada 4 November1952. Surat Truman tersebut nyatanya merupakan informasi rahasia, dan tidak diketahui umum selama bertahun-tahun.
Lambang
Lambang NSA
Lambang NSA terdiri dari elang botak menghadap ke kanan, lambang perdamaian, mencengkeram sebuah kunci pada kukunya, melambangkan cengkeraman NSA pada sistem keamanan dan misinya membongkar dan melindungi rahasia. Elang tersebut berada pada latar belakang biru, dan dadanya berbentuk perisai biru dengan 13 garis merah dan putih, melambangkan warna-warna bendera AS. Pada pinggir lambang, terdapat lingkaran putih dengan tulisan "NATIONAL SECURITY AGENCY" dan "UNITED STATES OF AMERICA", dengan dua bintang di antara kedua tulisan tersebut. Lambang ini mulai digunakan sejak 1965, saat Direktur NSAMarshall Carter memerintahkan pembuatan lambang NSA.[5]