NGC 2346 adalah sebuah nebula planeter di dekat ekuator langit di rasi bintang Monoceros,[5] kurang dari satu derajat di sebelah timur-tenggara Delta Monocerotis.[6] Nebula ini secara informal dikenal sebagai Nebula Kupu-Kupu.[3] Nebula ini cerah dan mencolok dengan magnitudo semu 9,6,[3] serta telah dipelajari secara ekstensif. Di antara karakteristiknya adalah bentuknya yang unik serta bintang pusatnya yang tidak biasa karena sangat dingin dan merupakan sebuah bintang ganda spektroskopi.
Nebula ini berbentuk bipolar dengan kecepatan aliran keluar yang sedang dalam rentang 8–11 km/s, sementara bagian pusatnya dikelilingi oleh sabuk gas molekuler yang mengembang. Kerapatan elektron nebula ini berada pada kisaran 400 per sentimeter kubik. Ionisasi nebula tersebut merupakan hasil dari emisi ultraviolet dari komponen pendamping binernya.[7] Emisi inframerah yang lebih kuat dari emisi molekuler berasal dari sabuk tersebut, yang mengembang dengan laju 16 km/s. Massa gas molekuler di dalam nebula ini diperkirakan berada dalam rentang 0,34–1,85 massa matahari dan jauh lebih besar daripada massa gas yang terionisasi.[8]
Bintang pusatnya merupakan sebuah bintang ganda yang terdiri dari sebuah subraksasa tipe A dan sebuah subkatai O.[9] Sistem yang memiliki periode orbit 16,00±0,03 hari[2] ini juga merupakan bintang variabel,[10] yang kemungkinan disebabkan oleh debu yang mengorbit di sekitarnya. Debu itu sendiri dipanaskan oleh bintang pusat, sehingga NGC 2346 menjadi luar biasa terang pada bagian inframerah dalam spektrumnya. Ketika salah satu dari kedua bintang tersebut berevolusi menjadi sebuah raksasa merah, bintang itu menelan komponen pendampingnya yang kemudian mengikis cincin materi dari atmosfer bintang yang lebih besar tersebut. Saat inti raksasa merah itu terekspos, angin bintang yang cepat menggembungkan dua 'gelembung' dari kedua sisi cincin tersebut.