Museum Yahudi Yunani (Yunani: Εβραϊκό Μουσείο της Ελλάδος, romanized:Evraïkó Mouseío tīs Elládoscode: el is deprecated ) adalah sebuah museum di Athena, Yunani. Museum tersebut didirikan oleh Nicholas Stavroulakis pada 1977 untuk melestarikan budaya material Yahudi Yunani.[1] Museum tersebut menuturkan 2.300 tahun sejarah Yahudi Yunani melalui artefak material yang ditampilkan. Koleksi dan arsip museum tersebut terdiri dari lebih dari 10.000 artefak. Museum tersebut meliputi galeri seni, ruang pameran periodik, perpustakaan riset, dan arsip foto dan laboratorium konservasi.[2]
Sejarah
Jewish Museum of Greece didirikan pada tahun 1977 sebagai tempat penyimpanan dan pameran barang-barang pribadi milik warga Yahudi Yunani yang menjadi korban Holocaust. Pada awal berdirinya, museum ini menempati sebuah lokasi bersama di Amalias Avenue, Athens.[3]
Seiring berjalannya waktu, koleksi museum terus berkembang. Pada tahun 1989, pemerintah Yunani kemudian menetapkan museum ini sebagai lembaga nirlaba yang sah secara hukum.[4] Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 1998, museum pindah ke gedung baru yang berdiri sendiri.[5] Bangunan tersebut merupakan rumah abad ke-19 yang direnovasi dengan tetap mempertahankan tampilan fasad aslinya, sementara bagian dalamnya diubah menjadi museum empat lantai yang modern.[6] Setelah perpindahan ini, jumlah pengunjung museum dilaporkan meningkat dua kali lipat pada tahun 2000.[7]
Awalnya, koleksi museum hanya berfokus pada barang-barang milik korban Holocaust dari Yunani. Namun, cakupan koleksinya kemudian diperluas hingga mencakup harta benda yang pernah dirampas dari wilayah Makedonia Timur dan Thrace oleh pasukan pendudukan Bulgaria di Yunani selama World War II.[5] Barang-barang tersebut akhirnya dikembalikan oleh pemerintah komunis Bulgaria setelah perang berakhir.[4]
Selain itu, museum juga mulai menampilkan informasi mengenai sejarah awal komunitas Yahudi di Yunani, yang keberadaannya telah tercatat sejak sekitar abad ke-6 sebelum Masehi.[7]
Referensi
↑Plaut, Joshua Eli, Greek Jewry in the Twentieth Century, 1913-1983; Patterns of Jewish survival in the Greek Provinces Before and After the Holocaust, Fairleigh Dickenson University Press, 1996 p. 184