Jl. Sejahtera Green Garden, Sumberan, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Jenis
Museum pribadi
Museum Andi Bayou didirikan atas prakarsa pribadi oleh musisi sekaligus produser senior asal Yogyakarta, Andi Bayou. Museum ini tercatat sebagai yang pertama di Indonesia yang dibentuk atas inisiatif seorang seniman individu.[1] Museum ini berlokasi di Jl. Sejahtera Green Garden, Sumberan, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184.[1][2]
Sejarah
Andi Bayou, musisi dan produser kenamaan asal Yogyakarta, memulai kiprahnya di dunia musik dari kota kelahirannya, kemudian hijrah ke Jakarta guna memperluas jejaring dan kontribusinya di industri musik nasional. Kendati telah meraih reputasi nasional, ia memilih kembali ke Yogyakarta untuk mendirikan sebuah museum musik yang merefleksikan nilai-nilai pengabdian dan transmisi pengetahuan lintas generasi. Museum ini menjadi upaya untuk mengembalikan hasil pencapaian pribadi ke dalam ruang edukasi dan inspirasi bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda yang ingin menapaki jalur kreatif.[1]
Sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya, museum ini diharapkan dapat mengarsipkan perjalanan musik Indonesia, baik dari aspek tradisional maupun modern, agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.[2]
Museim ini diresmikan pada tanggal 3 Februari 2025 oleh Menteri Kebudayaan RI Dr. H. Fadli Zon, SS, MSc dengan menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Andi Bayou Museum di Jl. Sejahtera Green Garden, Sumberan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, DIY.[3]
Isi museum
Museum Musik Pribadi Andi Bayou tidak semata berfungsi sebagai ruang pamer statis, namun sering juga digunakan untuk masterclass, diskusi musik, dan pertemuan kreatif. Selain aktivitasnya yang aktif, museum ini juga memiliki koleksi yang signifikan secara historis dan artistik. Setiap bagian ruang museum dirancang untuk merefleksikan narasi personal dan warisan musikal sang pendiri, menjadikannya sebagai ruang pembelajaran sekaligus penguatan identitas budaya melalui media musik.[1][4]
Museum ini menampilkan berbagai memorabilia, seperti alat musik, foto, dan penghargaan yang diperoleh Andi Bayou sepanjang kariernya, Studio Rekaman Interaktif bisa merasakan pengalaman rekaman dan aransemen musik secara langsung, Ruang Pertunjukan bagi musisi untuk tampil dan berkolaborasi serta zona edukasi musik yang menyediakan informasi tentang teknik produksi, aransemen, serta sejarah musik di Indonesia.[2]