Mujizat Matahari (bahasa Portugis:O Milagre do Solcode: pt is deprecated ) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tengah hari pada hari Minggu 13 Oktober 1917, yang dihadiri oleh sekitar 30,000 sampai 100,000 orang yang berkumpul di dekat Fátima, Portugal. Beberapa wartawan surat kabar juga hadir dan mereka menanyai beberapa orang yang mengklaim menyaksikan aktivitas matahari yang luar biasa.
Peristiwa tersebut secara resmi disahkan sebagai mujizat oleh Gereja Katolik Roma pada 13 Oktober 1930. Pada 13 Oktober 1951, legatus kepausan, Kardinal Tedeschini, berkata bahwa jutaan orang berkumpul di Fátima pada 30 Oktober, 31 Oktober, 1 November, dan 8 November 1950, Paus Pius XII sendiri menyaksikan mujizat matahari tersebut dari taman Vatikan.[2][3]