Ia merupakan Konsultan Senior/Penasihat Kebijakan Perubahan Iklim Bank Dunia,[4][5] pendiri dan sekaligus DirekturEksekutif Lembaga Ekolabel Indonesia dari tahun 1997 hingga 2000, dan Direktur Eksekutif WWF Indonesia dari tahun 2003 sampai 2009.[1]
Bersama kolega lainnya, Mubariq merupakan pendiri dan pernah menjadi Direktur Eksekutif Lembaga Ekolabel Indonesia sepanjang 1997 hingga 2000. Ia juga pernah bergabung dengan Program USAID/Natural Resource Management pada tahun 2000, serta pernah menjabat Direktur Eksekutif WWF-Indonesia dari tahun 2003 sampai 2009.[1]
Mubariq juga aktif dalam Koalisi Pengelolaan Sumber Daya Alam, sebagai anggota International Editorial Board dari Elsevier’s Science Journal of Forestry Policy and Economics sejak tahun 1999, anggota Council on Ecosystem & Biodiversity of World Economic Forum sejak tahun 2008, dan Advisor Kebijakan Perubahan Iklim dan Ekonomi Rendah Karbon sejak Oktober 2009.[1]
Pendidikan
Mubariq Ahmad memperoleh gelar sarjana ekonomi (SE) dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1985. Kemudian ia melanjutkan pendidikan ke jenjang master ke Columbia University, New York, Amerika Serikat, di mana ia berhasil meraih gelar MA bidang ekonomi pada tahun 1990. Sedangkan gelar Doktor (Ph.D.) bidang Natural Resources & Environmental Economics ia dapatkan dari Michigan State University, Amerika Serikat, pada tahun 1997.[1]
Kehidupan pribadi
Mubariq Ahmad lahir pada Januari 1960 di Padang, Sumatera Barat, putra dari seorang ayah asal kota Padang dengan ibu yang berasal dari Talang, Solok, Sumatera Barat. Sepanjang pernikahannya, Mubariq telah dikaruniai beberapa orang anak.