Moses Yale Beach (15 Januari 1800 – 19 Juli 1868)[1] adalah seorang penemu, wirausahawan, filantropis, dan penerbit Amerika, yang mendirikan Associated Press, dan dianggap sebagai pencetus sindikasi cetak.[2][3] Kekayaannya, pada tahun 1846, berjumlah $300.000, yang merupakan sekitar 1/4 kekayaan Cornelius Vanderbilt pada saat itu, dan ditampilkan dalam sebuah buku yang diterbitkannya berjudul Warga Kaya Kota New York.[4]
Surat kabarnya, New York Sun, menjadi surat kabar tersukses di Amerika, dan menjadi pelopor dalam liputan kejahatan dan kisah human-interest untuk masyarakat umum.[5]
Biografi
Moses lahir di Wallingford, Connecticut, dari pasangan Moses Sperry Beach dan Lucretia Yale, dan merupakan sepupu pedagang bulu asal Kanada James Murray Yale dan Gubernur Elihu Yale dari Universitas Yale, anggota keluarga Yale.[6][7] Pedagang William Yale dan Jenderal Edwin R. Yale adalah sepupu kedua, sementara Linus Yale Sr. dan Linus Yale Jr., dari Yale Lock Company, adalah sepupu keempat.[8] Kakeknya, Kapten Elihu Yale, putra Kapten Theophilus Yale, adalah salah satu produsen bayonet pertama di Connecticut selama Perang Revolusi Amerika, dan salah satu pemilik tanah terbesar di Wallingford.[9][10]
New York Sun
Great Moon Hoax tahun 1835, kisah-kisah menarik yang diterbitkan oleh New York Sun
New York Sun, sebagai jurnal penny press, membawa banyak inovasi ke industri ini, seperti menjadi jurnal AS pertama yang mempekerjakan [[reporter] Polisi].[11][12] Mereka juga merupakan surat kabar pertama yang melaporkan kejahatan dan peristiwa pribadi seperti bunuh diri, kematian, dan perceraian, yang menampilkan orang-orang biasa, alih-alih tokoh publik. Sebagai pengembang awal seni pelaporan dan penceritaan, mereka mengubah jurnalisme, dan membawa model bisnis baru yang berfokus pada produksi massal dan periklanan, alih-alih langganan. Dengan terobosan menjual surat kabar mereka seharga satu sen, harga yang sangat terjangkau bagi kebanyakan orang, hal itu membuat warga New York dari semua lapisan masyarakat membaca berita dan tetap mendapatkan informasi. Mereka juga menyebarkan hoaks dengan tujuan menarik perhatian, seperti Great Moon Hoax tahun 1835 atau The Balloon-Hoax.[13] Inovasi-inovasi ini pada akhirnya menjadikan jurnal tersebut sebagai surat kabar paling sukses di Amerika.
James Gordon Bennett Sr., yang tertarik dengan kesuksesan New York Sun, kemudian menyalin surat kabar tersebut dan mendirikan jurnalnya sendiri pada tahun 1835, yang diberi nama New York Herald.[14] Selama 10 tahun masa kepemilikannya, Moses memperluas surat kabar empat halamannya dari tiga menjadi delapan kolom. Ia juga mengembangkan layanan pos berkuda, kereta api, dan merpati untuk mempercepat pengumpulan berita di kantor-kantornya di New York.[15] Ia mendirikan layanan berita kapal bekerja sama dengan organisasi lain untuk mendapatkan berita dari Eropa, dengan mengakuisisi kapal uap "Naushon".[16][17][18]