Kuantitas mv di atas adalah momentum non-relativistik dari partikel dan m adalah massa diamnya. Momentum empat berguna dalam perhitungan relativistik karena merupakan sebuah vektor kovarian Lorentz. Artinya momentum empat mudah diikuti transformasinya apabila ditransformasikan menggunakan transformasi Lorentz.
Definisi di atas berlaku untuk konvensi koordinat dengan x0 = ct. Beberapa penulis menggunakan konvensi x0 = t, yang menghasilkan definisi yang berbeda dengan p0 = E/c2. Suatu momentum empat yang kovarian juga bisa didefinisikan dengan lambang pμ dan tanda energi dibalikkan.
Norma Minkowski
Menghitung kuadrat norma Minkowsi dari momentum empat menghasilkan sebuah kuantitas invarian Lorentz yang sama dengan (kelipatan dari laju cahayac) kuadrat dari massa wajar partikel:
di mana
merupakan tensor metrik relativitas khusus dengan tanda metrik untuk definitnya dipilih (–1, 1, 1, 1). Nilai negatif dari norma mencerminkan bahwa momentum merupakan vektor-empat bakwaktu untuk partikel yang masif. Tandanya bisa dibalik untuk rumus-rumus tertentu (seperti rumus norma di atas). Pilihan ini tidaklah penting, tetapi bila sudah dipilih harus dijaga konsistensinya.
Norma Minkowski bersifat invarian Lorentz, berarti nilainy tidak diubah oleh transformasi Lorentz ke kerangka acuan yang berbeda. Secara umum, untuk momentum empat p dan q manapun, kuantitas p ⋅ q invarian.
Hubungan dengan kecepatan empat
Untuk suatu partikel masif, momentum empatnya diperoleh dari mass invarian partikel m dikalikan kecepatan empat partikel,
di mana kecepatan empat u adalah
dan
adalah faktor Lorentz (terikat dengan kecepatan v), c adalah laju cahaya.