Nasheed dikenal di Maladewa sebagai Anni[1] dan merupakan bekas anggota Parlemen untuk Malé. Ia sering mengkritik Gayoom dan kebijakannya. Karena kritiknya terhadap pemerintah, selama bertahun-tahun ia pernah dipenjara beberapa kali.
Pada tanggal 7 Februari2012, ia memutuskan untuk meletakkan jabatannya sebagai Presiden setelah sekelompok polisi melakukan aksi pemberontakan dan menduduki stasiun televisi. Pengunduran diri ini mengakhiri aksi demo yang berlangsung tiga pekan di negara kepulauan tersebut.[2]