Kodeks ini memuat Kitab Wahyu dengan komentari oleh Andreas dari Kaisarea. Enam ayat terakhir (22:16-21) hilang. Teks ditulis pada perkamen dengan tulisan minuscule, dalam 1 kolom per halaman, 20 baris per halaman.
Kodeks ini terutama digunakan oleh Desiderius Erasmus sebagai dasar untuk edisi pertama Novum Testamentum (1516). Merupakan satu-satunya naskah Yunani Kitab Wahyu yang digunakan oleh Erasmus.[4] Erasmus menerjemahkan enam ayat terakhir yang hilang dari terjemahan bahasa Latin Vulgata kembali ke bahasa Yunani untuk edisi itu. Akibatnya pembacaan dan terjemahannya menjadi dasar untuk Textus Receptus.
Erasmus meminjam naskah ini dari Reuchlin, tapi kemudian hilang selama bertahun-tahun hingga ditemukan kembali pada tahun 1861 oleh Franz Delitzsch.[5]
Kodeks ini asalnya disimpan di Harburg (Öttingen-Wallersteinsche Bibliothek), dan dipindahkan bersama-sama dengan seluruh isi perpustakaan ke perpustakaan University of Augsburg (I, 1, 4 (0), 1).
↑K. Aland, M. Welte, B. Köster, K. Junack, Kurzgefasste Liste der griechischen Handschriften des Neues Testaments, Walter de Gruyter, Berlin, New York 1994, p. 211.
↑Michael W. Holmes, From Nestle to the `Editio Critica Maior`, in: The Bible as Book: The Transmission of the Greek Text, London 2003, p. 128. ISBN0-7123-4727-5