Vena, seorang perempuan beragama Katolik, tinggal di wilayah mayoritas Muslim, Aceh. Vena pun memakai kerudung dalam kesehariannya dan berteman dengan banyak teman beragama Islam. Namun, bagaimana dia bisa menjadi dirinya sendiri dan beradaptasi sebagai minoritas di waktu yang sama? Keluarga memiliki peran penting dalam kehidupannya.[2]
Penghargaan
Pada 2019, film ini dianugerahi Film Terbaik di Aceh Documentary Competition[3] dan dinominasikan untuk Film Dokumenter Pendek Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia.