Mien Rachman Uno[1] (lahir 23 Mei 1941)[2] adalah seorang tokoh Indonesia di bidang pendidikan dan pakar di bidang etiket.[3] Pada tahun 1980 hingga 1997, dia aktif sebagai pengajar dan pembicara di berbagai daerah dan organisasi di Indonesia serta di luar negeri.[4] Mien R. Uno merupakan seorang penulis yang produktif.[4] Beragam penghargaan telah diberikan kepada Mien R. Uno atas jasanya di bidang pendidikan.[5]
Mien R. Uno menghabiskan sepuluh tahun pertama setelah pernikahannya dengan menjadi ibu rumah tangga. Pada tahun 1973, setelah kedua anaknya mencapai usia remaja, Mien dan keluarganya pindah ke Jakarta dan ia menjadi guru. Mien bekerja sebagai pengajar di Martha Tilaar Beauty Gallery. Setelah bekerja di tempat tersebut, Mien bekerja sebagai pembawa acara dalam program siaran Dunia Wanita yang ditayangkan di TVRI.[5] Mien juga menjadi pembawa acara pada program acara Lembaga Konsumen di stasiun televisi yang sama.[7]
Mien R. Uno merupakan pendiri Lembaga Pendidikan Duta Bangsa.[8] Mien mendirikan Lembaga Pendidikan Duta Bangsa pada tahun 2001 setelah ia lulus dari Institut Pengajaran dan Pendidikan di Bandung.[9] Selain itu, Mien dan Bagong Kussudiardjo juga mendirikan sebuah usaha dagang yang diberi nama Usaha Dagang Bagong Kussudiardjo.[4] Mien juga pernah menjadi anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional pada periode 1998-2003.[7]
Karya
Mien R. Uno adalah seorang penulis yang produktif. Tulisan-tulisannya pada kolom-kolom surat kabar dihimpun menjadi dua buah buku. Buku pertama diterbitkan pada tahun 1990 dengan judul Cermin Diri I. Buku kedua diterbitkan pada tahun 1996 dengan judul Cermin Diri II.[4] Pada tahun 2005, Mien menerbitkan bukunya yang berjudul Etiket, Sukses Membawa Diri di Segala Kesempatan.Pada tahun 2009, Mien kembali menerbitkan buku berjudul Buku Pintar: Etiket untuk Remaja.[7] Mien turut menulis sebuah buku antologi bersama Siti Gretiani, yang berjudul Green Etiket: 300 Cara Ramah Lingkungan danMenyimpan Uang. Buku ini diterbitkan pada tahun 2011.[9] Kemudian, pada tahun 2014, Mien kembali menulis sebuah buku berjudul Kebayaku.[8]
Penghargaan
Mien R. Uno memeroleh beragam penghargaan atas jasanya di bidang pendidikan. Pada tahun 1987, Mien dianugerahi penghargaan Recognition of Excellence. Penghargaan sebagai The Most Outstanding Performance diterimanya pada tahun 1988. Pada tahun 1990, Mien memeroleh penghargaan sebagai Public Figure. Penghargaan sebagai Top Executive Indonesia diterimanya pada tahun 1992–1993. Pada tahun 1994, Mien menerima penghargaan sebagai Citra Wanita Pembangunan Indonesia. Penghargaan sebagai Indonesian Woman of The Year diperolehnya pada tahun 1995. Pada tahun 1996, Mien memeroleh penghargaan sebagai Citra Abadi Pembangunan Nasional 1996. Pada tahun 2008, Mien memeroleh penghargaan sebagai Globe Asia 99, Most Powerful Women dan Permata Pertiwi.[5]