Biografi
Kehidupan awal
Michael Domenec lahir apda 27 Desember 1816, dan dibaptis pada hari yang sama di Gereja Santo Petrus, Reus, Kerajaan Spanyol.[a] Orangtuanya, Josep Domènech dan Tecla Viciana, berasal dari keluarga kaya.[1] (sumber-sumber Amerika menyebut marganya "Domenec.")[2] Pendidikan awalnya diterima di Madrid, Spanyol.
Perang Carlist Pertama pada 1833 di Spanyol memaksa keluarga Domenec, termasuk Michael yang berusia 15 tahun, untuk kabur ke Prancis. Ia kemudian meneruskan pendidikan kolese di Montolieu, Prancis, yang dioperasikan oleh Vincentian. Saat disana, ia memutuskan untuk bergabung dengan ordo mereka, kemudian pindah ke Maison Mère, rumah induk dan markas besar Vincentian di Paris.[3]
Pada 1838, Domenec bertemu Padri John Timon, visitor jenderal Vincentian di Amerika Serikat, saat kunjungannya ke Maison Mère. Timon membujuk Domenec merampungkan pendidikannya untuk imamat di St. Mary's of the Barrens, sebuah seminari Vincentian di Perryville, Missouri, Amerika Serikat. Setelah datang ke Missouri, Domenec kemudian menjadi fasih berbahasa Inggris dan mengajar di St. Mary's. Ia memegang reputasi sebagai orator yang baik.
Uskup Pittsburgh
Pada 28 September 1860, Domenec diangkat oleh Paus Pius IX menjadi uskup Pittsburgh kedua. Domenec ditahbiskan di Katedral Santo Paulus, Pittsburgh oleh Uskup Agung Francis Kenrick pada 9 Desember 1860.[4] Kala datang ke Pittsburgh, Domenec mendapati keuskupan tersebut dalam keadaan yang baik: "tersuplai baik dengan para imam dan gereja, dan secara sempurna terlengkapi lembaga-lembaga".[1] Pada 1862, Domenec mengunjungi Roma untuk kanonisasi martir Jepang, 26 umat Katolik yang dieksekusi oleh Toyotomi Hideyoshi, seorang shogun Jepang.[1]
Kala Perang Saudara Amerika berakhir pada 1865, keuskupan tersebut memiliki utang yang menumpuk. Namun, Domenec terus meminjam uang untuk menunjang katedral dan membangun gereja, konven dan sekolah. Pada 1869, ia menghadiri Konsili Vatikan Pertama di Roma. Namun, akibat depresi ekonomi yang menyusul kepanikan 1873, keuskupan tersebut tak dapat lagi menerima obligasinya.[1]
Uskup Allegheny
Pertumbuhan Keuskupan Pittsburgh mendorong Vatikan pada 1875 untuk mendirikan keuskupan lain untuk mendukung populasi Katolik. Pada 11 Januari 1876, Paus Pius IX mendirikan Keuskupan Allegheny yang dimekarkan dari Keuskupan Pittsburgh dan mengangkat Domenec menjadi uskup pertamanya.[5] Namun, perbatasan yang dirancang untuk keuskupan tersebut tidaklah populer di Pittsburgh karena membuat Keuskupan Pittsburgh memiliki lembaga-lembaga yang banyak hutang.[1]
Domenec juga meyakini bahwa perbatasan tersebut bersifat tak adil. Ia datang ke Roma pada awal 1877 untuk mengadvokasikan Keuskupan Pittsburgh. paus Pius IX kemudian mengubah keputusan sebelumnya dan dua keuskupan tersebut disatukan kembali. Saat masih di Roma, Domenec mengundurkan diri dari jabatan uskup Allegheny.[1]
Pengunduran diri dan warisan
Sesambil menunggu penugasan baru dari Vatikan, Domenec datang ke Barcelona, Spanyol, pada musim gugur 1877 untuk berkotbah di gereja-gereja disana. Setelah terserang pneumonia di Tarragona, Michael Domenec meninggal disana pada 7 Januari 1878.[1] Ia dimakamkan di Katedral Tarragona.[2]