Mie lendir merupakan salah satu makanan khas dari Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Mie Lendir tersebut memiliki kuah yang kental berwarna cokelat, kuah ini dicampurkan beberapa bahan seperti kacang tanah dan ubi jalar yang menjadi bahan dasar pada kuahnya. Mie Lendir ini sama halnya dengan mie biasa, yaitu mie kuning. Makanan ini biasanya di jual di warung-warung makanan. Makanan ini disebut mie Lendir karena kuah tersebut terlihat seperti lendir. Oleh karena itu, makanan tersebut di beri nama mie lendir. Mie Lendir merupakan makanan khas di tanah melayu Kepulaun Riau. Selain di Tanjungpinang, Mie Lendir juga terkenal di daerah Batam,dan Tanjung Balai Karimun (kota).[1][2]
Sejarah
Mie Lendir konon pertama kali dibuat dan dijual secara berkeliling oleh seorang pedagang Jawa bernama Pak Sailun sekitar tahun 1960. Awalnya dikenal sebagai “mie Pak Sailun”. Setelah itu, pedagang lain melanjutkan usahanya, dan seiring waktu makanan ini dikenali di Kepulauan Riau dengan nama “Mie Lendir”.[3]