Mie Jebew (atau Mi Jebew) adalah hidangan mie pedas khas Garut, Jawa Barat, Indonesia yang memadukan konsep tradisional dengan racikan bumbu super pedas modern.[1] Hidangan ini sering kali dijuluki sebagai "Samyang-nya Indonesia" karena warna merahnya yang pekat serta sensasi rasa pedas yang sangat membakar.[1]
Etimologi
Kata jebew berasal dari Bahasa Sunda yang merujuk pada kondisi bibir yang memerah, menebal, atau sedikit bengkak akibat mengonsumsi makanan yang terlalu pedas.[butuh rujukan] Nama ini diberikan karena mayoritas konsumen mengalami efek tersebut setelah menghabiskan satu porsi mi ini.
Sejarah
Kuliner mie jebew pertama kali dipelopori di Kabupaten Garut sekitar tahun 2015 oleh Haedy Robert (Obet) bersama istrinya melalui kedai "Mie Jebew Teh Emil".[2] Terinspirasi dari pengalamannya bekerja di bagian dapur perhotelan serta kegemarannya menyantap mi yamin, ia melakukan inovasi dengan mencampurkan bumbu minyak cabai (chili oil) ke dalam porsi mi dagangannya.[2] Jajanan ini mulai viral secara nasional setelah diulas oleh berbagai vlogger makanan (food vlogger) di media sosial, hingga akhirnya memicu kemunculan berbagai kedai serupa di luar wilayah Garut.[3]
Karakteristik dan Penyajian
Mie jebew menggunakan bahan dasar mi basah mentah (biasanya mi telur bertekstur tebal dan kenyal) yang direbus hingga matang.[butuh rujukan] Keunikan utama mie jebew terletak pada perpaduan saus dan minyak yang diaduk langsung bersama mi di dalam mangkuk, yang meliputi:
Minyak bawang putih: Memberikan aroma harum dan rasa gurih dasar.
Minyak cabai (chili oil): Komponen utama yang memberikan warna merah membara dan rasa pedas yang mengikat di lidah.[butuh rujukan]
Sambal cengek: Ulekan cabai rawit merah (cabai domba) rebus untuk menambah level kepedasan.
Kecap asin dan kecap manis: Penyeimbang rasa gurih dan sedikit sentuhan manis khas yamin.
Topping
Satu porsi mie jebew umumnya disajikan lengkap dengan taburan ayam cincang atau ayam suwir, bawang goreng, dan kerupuk pangsit.[butuh rujukan] Beberapa variasi kekinian juga menambahkan pendamping seperti bakso sapi, bakso aci, ceker pedas, saus mentai, atau tulang rangu.[butuh rujukan] Tingkat kepedasan biasanya ditawarkan berjenjang dari level 1 hingga level 5.[2]