Kejadian efek samping yang umum terjadi atau muncul yakni sakit kepala, kantuk, pusing. [2][7] Kejadian efek samping yang cukup serius pada penggunaan obat ini meliputi anafilaksis, gangguan hepar, kebingungan, dan kejang . [3] Untuk penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui obat ini tidak direkomendasikan. [2][3] Penggunaan pada lansia memiliki risiko tinggi. [2] Methocarbamol merupakan pelemas otot yang bekerja secara sentral. [2] Mekanisme kerjanya belum diketahui seecara jelas, sepertinya tidak memengaruhi otot secara langsung. [2]
↑Richards, Bethan L.; Whittle, Samuel L.; Buchbinder, Rachelle (2012-01-18). "Muscle relaxants for pain management in rheumatoid arthritis". The Cochrane Database of Systematic Reviews. 1: CD008922. doi:10.1002/14651858.CD008922.pub2. ISSN1469-493X. PMID22258993.
↑"Methocarbamol". LiverTox: Clinical and Research Information on Drug-Induced Liver Injury. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. 30 January 2017. PMID31643609. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 August 2021. Diakses tanggal 18 April 2020.