Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat adalah sebuah fasilitas akomodasi berupa penginapan yang sekarang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat yang juga merupakan sebuah bangunan bersejarah di Nagari Aia Bangih, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.[1] Bangunan ini tercatat dalam kategori cagar budaya setempat dan dalam penggunaan modern berfungsi sebagai fasilitas penginapan atau asrama milik pemerintah daerah (mess), yang asal-usulnya terkait dengan kantor pemerintahan kolonial Belanda (controleur di Air Bangis).[2]
Deskripsi dan arsitektur
Mess Pemda ini merupakan gedung bergaya kolonial atau administratif yang dideskripsikan dalam sumber gambar sebagai struktur bertingkat dengan elemen fasad dan bukaan jendela besar yang khas bangunan administrasi era kolonial.[3] Foto foto publik yang tersedia menunjukkan tata letak simetris dan material dinding yang telah mengalami pelapukan atau penurunan kondisi pada beberapa bagian. Hal umum pada bangunan lama di daerah pesisir dengan lingkungan yang lembap. Keterangan visual pada arsip foto menegaskan bentuk fisik bangunan sebagai aset budaya lokal.
Lokasi dan koordinat
Mess Pemda Kabupaten Pasaman Barat ini beralamat di Jl. Imam Bonjol 3, Aia Bangih, Kec. Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat.[4]
Sejarah
Air Bangis pernah menjadi pusat administrasi pesisir yang dimasukkan dalam struktur pemerintahan kolonial Belanda. Salah satu jabatan administratif kecil pada masa itu adalah controleur. Petugas pemerintahan atau kontrol kecil di distrik yaitunya distrik pesisir dan bangunan yang sekarang dikenal sebagai Mess Pemda diduga berhubungan dengan fungsi administrasi tersebut (eks. controleur Air Bangis). Sumber-sumber sejarah lokal dan tulisan populer menyebut peranan administratif Air Bangis pada masa kolonial.[2]
Setelah kemerdekaan dan pembentukan pemerintahan daerah, bangunan tersebut beralih fungsi menjadi aset pemerintahan daerah (mess/pengginapa/rumah singgah untuk pegawai dan tamu daerah). Dalam katalog pelayanan pariwisata dan direktori desa wisata setempat bangunan ini tercantum sebagai penginapan yang dapat dimanfaatkan pengunjung.[5]