Meroplankton adalah berbagai jenis organisme akuatik yang memiliki tahap planktonik beserta satu tahap lainnya, seperti bentik atau nektonik, pada siklus hidup mereka.[1] Sebagian besar meroplankton terdiri dari tahap-tahap larva dari organisme-organisme yang lebih besar.[2] Berkontras dengan holoplankton, yaitu organisme planktonik yang menetap di zona pelagik sebagai sebuah plankton sepanjang siklus hidup mereka.[3]
Setelah suatu periode waktu, banyak meroplankton berpindah ke nekton atau beralih ke gaya hidup bentik (biasanya sesil) di dasar laut. Tahapan-tahapan larva invertebrata bentik menjadi bagian signifikan pada komunitas-komunitas plankton.[4] Tahap larva plankton ini sangat penting bagi banyak invertebrata bentik karena membantu dalam penyebaran anakan mereka. Tergantung spesies dan kondisi lingkungannya, meroplankton tahap-muda atau larva dapat menetap di zona pelagik selama beberapa jam hingga beberapa bulan.[2]
Tidak semua meroplankton merupakan larva atau tahap muda dari organisme yang lebih besar. Banyak dinoflagellata merupakan meroplankton, mengalami siklus ensismen dan dormansi musiman di zona bentik, yang diikuti oleh eksismen dan reproduksi di zona pelagik sebelum akhirnya kembali ke zona bentik.[5][6] Terdapat juga diatom meroplankton; mereka memiliki fase istirahan musiman di bawah zona fotik dan dapat umum dijumpai di bentosdanau dan zona pesisir.[7]
Referensi
↑"What is Meroplankton?". Australian Museum. The Australian Museum. 14 November 2018. Diakses tanggal 11 November 2024.