Medco Power Indonesia Sejarah
Perusahaan ini didirikan pada bulan Januari 2004 dan kemudian mulai mengoperasikan PLTG Panaran I di Batam . Setahun kemudian, perusahaan ini memenangkan lelang O&M untuk PLTU Tanjung Jati B di Jepara . Pada tahun 2006, perusahaan ini mulai mengoperasikan PLTG Panaran II . Setahun kemudian, perusahaan ini memenangkan kontrak EPC untuk PLTG Glugur di Medan . Pada tahun 2010, perusahaan ini mulai mengoperasikan PLTG Singa di Muara Enim dan meningkatkan PLTG Panaran II menjadi PLTGU Panaran II .
Pada tahun 2012, perusahaan ini meneken Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PLN untuk PLTMH Cibalapulang di Cianjur serta mulai mengoperasikan PLTMG Panaran di Batam.[ 5] Setahun kemudian, perusahaan ini meningkatkan PLTG Panaran I menjadi PLTGU Panaran I [ 6] serta meneken PJBTL untuk PLTP Ijen di Bondowoso dan PLTMH Cibalapulang di Cianjur. Pada tahun 2016, perusahaan ini memenangkan lelang pembangunan PLTGU Riau di Pekanbaru dan mulai mengoperasikan PLTG Tanjung Uncang di Batam. Setahun kemudian, perusahaan ini meneken PJBTL untuk PLTGU Riau.
Pada tahun 2018, perusahaan ini mendapat kontrak O&M untuk PLTG Luwuk di Banggai dan PLTGU Kaltimra serta mulai mengoperasikan PLTP Sarulla di Tapanuli Utara [ 7] dan PLTMH Cibalapulang. Setahun kemudian, perusahaan ini mendapat kontrak O&M untuk PLTU Sulut-1 di Bolaang Mongondow dan PLTU Timor-1 di Kupang .[ 8] Pada tahun 2020, perusahaan ini mulai membangun PLTS Sumbawa di Sumbawa Barat serta meneken surat pernyataan minat untuk membangun PLTS Bali Barat dan PLTS Bali Timur di Bali . Setahun kemudian, perusahaan ini menjalin aliansi strategis dengan Kansai Electric Power Company .[ 9]
Pada tahun 2022, perusahaan ini mulai mengoperasikan PLTGU Riau[ 10] dan PLTS Sumbawa. Setahun kemudian, bersama Pacific Light Renewables dan Gallant Venture , perusahaan ini mendapat izin bersyarat dari otoritas di Singapura mengekspor listrik yang akan dihasilkan oleh PLTS Pulau Bulan .[ 11] Perusahaan ini juga mendapat hibah dari USTDA untuk melakukan studi kelayakan mengenai potensi pembangunan PLTB di Sumbawa Barat .[ 3] [ 4]
Anak usaha
Hingga akhir tahun 2023, perusahaan ini memiliki 14 anak usaha, yakni: