Max (ditulis seluruhnya dengan huruf kapital; Rusia: Макс, [ˈmaks] MAKS) adalah aplikasi layanan pengirim pesan instan dan e-commerce asal Rusia yang dirilis oleh VK pada tahun 2025. Max sedang dikembangkan menjadi aplikasi super seperti WeChat yang memungkinkan pengguna tidak hanya menggunakannya sebagai jejaring sosial, tetapi juga dapat mengakses layanan pemerintah daring, memverifikasi identitas melalui ID digital, menggunakan tanda tangan elektronik untuk menandatangani dokumen, dan melakukan transaksi pembayaran.[1] Aplikasi ini telah dipromosikan oleh pemerintah Rusia sebagai “messenger nasional”.[2]
Aplikasi perpesanan tersebut dikelola oleh Communication Platform LLC, yang merupakan anak perusahaan dari VK.[3] Per September 2025, aplikasi Max telah dipasang sebelumnya (pre-installed) pada semua ponsel pintar yang dijual di Rusia, sementara regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor, memberlakukan pembatasan terhadap penggunaan aplikasi perpesanan lainnya.[4]
Sejarah
Pada Mei 2022, aplikasi VK Messenger dirilis. Akan tetapi, aplikasi tersebut sulit menarik banyak pengguna. Rusia telah lama bergantung pada perangkat lunak perpesanan asing, sehingga penyediaan alternatif yang layak menjadi tujuan utama, meskipun harus berdampak pada banyak pengguna.[5][6]
Pada tahun 2024, perusahaan VK mulai mengembangkan aplikasi perpesanan baru.[7] Pada 25 Maret 2025, perwakilan VK memberi tahu Vedomosti mengenai pengembangan versi beta Max, dengan menjelaskan fitur-fitur perpesanan, sistem pembayaran terintegrasi untuk VTB Bank dan Alfa-Bank [en], serta perangkat bisnis untuk membuat aplikasi mini dan bot obrolan. Max diposisikan sebagai layanan yang independen dari aplikasi VK.[8][9][1] Versi beta aplikasi Max tersedia untuk diunduh pada hari berikutnya.
Pada 4 Juni 2025, dalam sebuah pertemuan antara Vladimir Putin dan para anggota Pemerintah Rusia, Menteri Pengembangan Digital [en], Maksut Shadaev [en], menyatakan bahwa Max direncanakan untuk dikembangkan menjadi aplikasi perpesanan nasional resmi Rusia, serupa dengan aplikasi perpesanan nasional di negara lain seperti Line (Jepang), KakaoTalk (Korea Selatan), Zalo [en] (Vietnam), dan WeChat (Tiongkok) sebagai contoh.[10]
Pada 24 Juni 2025, undang-undang federal “Tentang pembentukan layanan pertukaran informasi multifungsi” dipublikasikan, yang mewajibkan Max untuk dipasang (pre-installed) pada perangkat seluler yang dirilis secara resmi di Rusia setelah 1 September.[11][12] Pada 25 Juni, senator Olga Yepifanova [en] mengumumkan bahwa Gosuslugi [en] akan diintegrasikan ke dalam Max.[13] Pada bulan Juni, perusahaan VK juga mengumumkan program bug bounty dengan hadiah sebesar 5.000.000 ₽ (sekitar Rp1 miliar) bagi pelaporan eksploit dalam aplikasi tersebut.[14]
Pada 15 Juli 2025, aplikasi tersebut dipromosikan oleh pemerintah Rusia sebagai “messenger nasional”.[2]
Pada 30 Juli 2025, Universitas Negeri Sankt-Peterburg sedang mengembangkan ekosistem digital terpadu untuk lingkungan kerja, yang mengorganisasi berbagai proses karena memiliki fungsi seperti surel korporat dengan kalender dan kontak terintegrasi, konferensi audio, alat perencanaan rapat, manajemen tugas, serta layanan komputasi awan yang praktis untuk penyimpanan berkas dengan dukungan pengeditan dokumen secara daring.[15] Per September 2025, aplikasi Max telah menjadi aplikasi bawaan pada semua ponsel pintar yang dijual di Rusia, sementara regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor, memberlakukan pembatasan terhadap penggunaan WhatsApp dan Telegram.[4][16]
Pada 5 November 2025, pendaftaran diperluas ke semua negara anggota Persemakmuran Negara-Negara Merdeka.[3][17] Kemudian pada bulan Februari 2026, layanan Max tersedia di 15 negara yaitu Rusia, Belarus, Azerbaijan, Armenia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Moldova, Tajikistan, Uzbekistan, Georgia, Indonesia (hanya iOS), Malaysia, Thailand, Turki, Turkmenistan, Uni Emirat Arab, dan Laos.[18]