Maurice Bucaille (19 Juli 1920–17 Februari 1998[2]) adalah seorang ahli bedah spesialis di bidang gastroenterologi[3] dan pengarang berkebangsaan Prancis. Pada tahun 1973, dirinya diangkat sebagai dokter keluarga Raja Faisal dari Arab Saudi. Para pasiennya termasuk anggota keluarga Presiden MesirAnwar Sadat.[4] Dia masuk Islam dari Kristen.[5] Ia terkenal dengan bukunya The Bible, The Qur'an and Science yang dirilis pada tahun 1976.[6]
Bucailleisme
Bucailleisme adalah istilah yang digunakan ilmu pengetahuan modern dengan agama, terutama islam.[7] Semenjak penerbitan buku The Bible, The Qur'an and Science;[8] Al-Quran adalah kitab yang benar berasal dari Tuhan, mengklaim bahwa di dalamnya berisi fakta-fakta ilmiah.[9][10]
Menurut The Wall Street Journal, Bucailleisme "adalah seperti kreasionisme-nya Islam dalam beberapa aspek" di mana, "di saat gerakan kreasionisme menolak sebagian besar sains modern, Bucailleisme berusaha memeluknya."[11]
Kritikus sastra, Sameer Rahim, menulis di The Daily Telegraph, bahwa "klaim-klaim (Bucaille) dianggap sebagai benar oleh para ilmuwan dan teolog mutakhir".[12]
Réflexions sur le Coran, with Mohamed Talbi, Seghers, (Reflections on the Koran), 1989 (ISBN 2232101487).
L'homme d'où vient-il? Les réponses de la science et des Écritures Saintes (Where does man come from? The responses of science and Scripture), Seghers, 1980 7ème éd.(ISBN 2221007816).
Bucaille, Maurice (1982). What is the origin of man?: the answers of science and the Holy Scriptures. Paris: Seghers. ISBN 9782221011010.
Moïse et Pharaon; Les Hébreux en Egypte; (Moses and Pharaoh, The Hebrews in Egypt) Quelles concordances de Livres saints avec l'Histoire, Seghers, 1995 (ISBN 2-232-10466-4).
↑New York Times review of Mummies of the Pharaohs: Modern Medical Investigations by Maurice Bucaille. Translated by Alastair D. Pannell and the author. Illustrated. 236 pp. New York: St. Martin's Press