Masjid Al-Wahab adalah sebuah masjid bersejarah yang terletak di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur. Masjid ini diyakini berdiri sejak tahun 1789 Masehi dan dikenal sebagai masjid tertua di kota tersebut.
Arsitektur
Bangunan utama Masjid berukuran 12 x 12 m, berbahan kayu ulin. Memiliki empat tiang soko guru setinggi ±8 m, bagian bawahnya masih kayu asli. Awalnya beratap ijuk, lantai panggung di tepi Sungai Api- api. Masjid Al-Wahab telah mengalami beberapa pemugaran di 4 bagian (gapura+jembatan, halaman, bangunan utama, menara).Arsitektur hasil akulturasi: Jawa (mihrab, ruang shalat, serambi), Hindu (pintu & jendela), Kalimantan (menara), Banjar (gapura), Jepara (ukiran mimbar), India (kubah).
Sejarah
Berdasarkan sumber sejarah lisan Masjid Al-Wahab dibangun oleh Abdul Razak (Sulawesi Selatan) dan Habib Ja’far bin Umar Al-Habsy (Kalimantan Tengah), utusan Sultan Kutai Kertanegara. Nama awal: Masjid Api-Api, dari banyaknya kunang-kunang di kawasan Sungai Api-Api. Tidak ada catatan tertulis, sejarah diwariskan lewat tuturan lisan.
Sempat sepi dan nyaris roboh sejak 1960-an hingga 1990-an, kemudian dipugar oleh Pemkot Bontang mulai tahun 2001, dengan tetap mempertahankan ciri khas.
Fungsi sosial
Masjid Al-Wahab adalah simbol pertemuan berbagai suku dan budaya sejak masa silam. Bersifat inklusif dan terbuka bagi semua golongan, jadi pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan (TK, TPA). Dan mengajarkan nilai kerukunan, hidup berdampingan, dan toleransi di masyarakat multikultural.[1]