Masjid Al-Mamoor atau yang disebut juga Jamaica Muslim Center (JMC) adalah salah satu Islamic Center di AmerikaSerikat, yang terletak di Jamaica, Queens, New York. Organisasi nirlaba ini berfungsi sebagai pusat komunitas Muslim yang mencakup masjid, sekolah Islam, dan tempat pertemuan, yang bertujuan mempromosikan kesadaran Islam dan kesejahteraan sosial.[1]
Islamic Center ini memiliki Masjid yang bernama Al-Mamoor, yang merupakan satu-satunya masjid yang dikunjungi oleh Walikota Michael Bloomberg di saat mengakhiri tugasnya sebagai Walikota New York. Walikota Bill de Blasio telah tiga kali berkunjung ke masjid ini. Demikian juga dengan Kepolisian dan para anggota DPRD New York.[2]
Peran Jamaica Muslim Center
Jamaika memili umat Islam yang benama Jamaica Muslim Center (JMC). Organisasi ini didirikan atas inisiatif umat Islam mempromosikan kesadaran agamanya. Mereka juga ingin memfasilitasi masyarakat umum di Jamaika terutama kesejahteraan sosial dan ekonomi mereka. Organisasi ini bersifat nirlaba, independen, nonpartisan,dan nonsekterian.[3]
Islamic Center ini juga memiliki sebuah masjid yang terbuka untuk umum untuk beribadah. Masjid ini bernama Al-Mamoor terdapat yang terletak pada 85-37 168 TH street, Jamaika. Selain masjid mereka juga memiliki sekolah Islam. Meskipun diizinkan untuk melaksanakan shalat berjamaah, masjid ini tidak dapat digunakan untuk shalat Jumat karena lahan parkir tidak memenuhi syarat.[3]
Di Islamic Center ini terdapat Sekolah Islam Al Mamoor yang terdiri dari pendidikan usia dini hingga sekolah menengah atas. Semuanya berbasis pendidikan Islam dan Alquran yang didirikan sejak 2003. Awalnya sekolah ini dimulai dengan menerima siswa taman kanak-kanak dengan 18 siswa. Sekolah ini bertujuan untuk mengajarkan etika dan moral sesuai dengan ajaran Islam.[3]
Islamic Center di Jamaika menyelenggarakan shalat berjamaah Id terbesar di AS. Sebelum pandemi, sebanyak 15.000 pria, wanita, dan anak-anak berkumpul untuk melaksanakan shalat Id mereka di lapangan bermain Sekolah Menengah Atas Thomas A. Edison di Jamaica, Queens.[4]
Imam masjid New York dan Pimpinan JMC
Dr. Syamsi Ali atau Imam Ali adalah imam besar masjid New York sekaligus pemimpin Jamaica Muslim Center (JMC). Dia adalah seorang tokoh agama kelahiran Bulukumba, Sumatera Selatan. Pada tahun 2006 dia dinobatkan sebagai satu dari tujuh tokoh agama paling berpengaruh di kota New York oleh majalah New York. Sejak peristiwa serangan teroris 11 September 2001, Imam Ali dikenal sebagai representasi wajah Islam moderat di dunia barat.[5]
Imam Ali menerima puluhan penghargaan dari berbagai institusi di Amerika dan dunia, salah satunya adalah Ellis Island Honor Award pada 2009, penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah Amerika kepada imigran yang dianggap memberikan kontribusi signifikan kepada Amerika Serikat. Pada tahun 2009, 2010, 2011, dan 2012, Imam Ali juga terpilih sebagai satu dari 500 muslim paling berpengaruh di dunia oleh Jordan Strategic Studies dan GeorgeTown University. Pada 2015 juga menerima penghargaan MUI Award dari Majelis Ulama Indonesia, Bandung.[5]