Marwas adalah salah satu alat musik tepuk atau yang sering disebut juga dengan perkusi.[1] Alat musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian dari Timur Tengah dan Betawi, dan memiliki unsur keagamaan yang kental. Hal tersebut tecermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan oleh alat tersebut yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari Yaman. Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Lagu-lagu yang berirama gambus atau padang pasir dinyanyikan sambil diiringi jenis pukulan tertentu.[2][3]
Bagian
Kesenian ini terdiri dari beberapa jenis alat musik. Pada pertunjukannya digunakan hajir, marawis, dan dumbuk. Hajir merupakan gendang berukuran besar dengan diameter sekitar 45 cm dan tinggi 60–70 cm. Marawis berukuran kecil dengan diameter 20 cm dan tinggi kurang lebih 19 cm. Adapun, dumbuk ialah gendang yang bentuknya menyerupai dandang , dengan ukuran diameter yang berbeda pada kedua sisinya. Ansambel ini dilengkapi dengan dua batang kayu bulat berdiameter sekitar 10 cm. Selain itu, terkadang digunakan instrumen perkusi tambahan seperti tamborin atau krecek.[4]
Cara memainkan
Dalam Katalog Pekan Musik Daerah, Dinas Kebudayaan DKI, 1997, terdapat tiga jenis pukulan atau nada, yaitu zapin, sarah, dan zahefah. Pukulan zapin mengiringi lagu-lagu gembira pada saat pentas di panggung, seperti lagu berbalas pantun. Nada zapin adalah nada yang sering digunakan untuk mengiringi lagu-lagu pujian kepada Nabi Muhammad SAW (shalawat). Tempo nada zafin lebih lambat dan tidak terlalu menghentak, sehingga banyak juga digunakan dalam mengiringi lagu-lagu Melayu.
Alat Musik ini dimainkan kira - kira sekitar 10 orang. Setiap orang memainkan alat musik tersebut sambil bernyanyi. Terkadang, untuk membangkitkan semangat, beberapa orang dari kelompok tersebut bergerak sesuai dengan irama lagu.[3]
↑Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 52
12"Marwas". direktoripariwisata.id. Diakses tanggal 2026-02-02.
↑Deskripsi Seni Kepulauan Riau(PDF). Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman, Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. 2014. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Artikel bertopik alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.