Pada akhir bulan Oktober 2010, Sastroredjo juga telah terlibat konflik yang rumit dengan pimpinan fraksi Volks Alliantie, Paul Somohardjo atas dakwaan penipuan satu sama lain.[3] 2 bulan kemudian, bocor dokumen yang menunjukkan bahwa mitra Sastroredjo, Helga Rotsburg, telah mengajukan permintaan atas tanah, sesuatu yang akan menimbulkan konflik kepentingan. KTPI menilai bahwa kedudukan menteri tak dapat dipertahankan, dan memintanya mundur sekali lagi. Dalam beberapa sumber, Sastroredjo menyatakan bahwa beberapa bagian telah dipalsukan. Pada akhirnya, Desi Bouterse mengakhiri masa jabatan Sastroredjo sebagai menteri perencanaan negara, pengelolaan tanah, dan kebijakan kehutanan setelah dijabatnya selama 4 bulan.[4][5][6]