Martha Ludwig (16 Agustus 1931 – 27 November 2006) adalah seorang kristalografer makromolekuler asal Amerika.[1] Ia menjabat sebagai J. Lawrence Oncley Distinguished University Professor dalam bidang Kimia Biologi di Universitas Michigan.
Kehidupan Pribadi
Ludwig lahir pada 16 Agustus 1931 di Pittsburgh, Pennsylvania.[2] Ayahnya, Leon Ludwig, adalah seorang fisikawan, sementara ibunya, Agnes Sutermeister Ludwig, bekerja di bidang layanan sosial. Tak lama setelah kelahirannya, ayahnya menerima pekerjaan sebagai direktur fasilitas Westinghouse, yang menyebabkan keluarga mereka pindah ke Buffalo, New York. Sejak kecil, Ludwig memiliki ketertarikan terhadap teka-teki matematika dan bercita-cita menjadi ilmuwan.
Saat menjalani penelitian pascadoktoral di Harvard Medical School,[3] Ludwig bertemu dengan suaminya, Fredric Hoch, M.D., yang saat itu sedang meneliti karboksipeptidase bersama Bert Vallee. Mereka memiliki minat yang sama dalam berbagai aktivitas luar ruangan seperti bermain ski, mendaki gunung, dan mengamati burung, serta memasak. Ludwig dikenal karena kecintaannya pada kristalografi dan metode pengajarannya yang ketat, sehingga membuatnya disegani oleh mahasiswa pascasarjana. Ludwig mengajar mata kuliah Kimia Biologi 807, yang terinspirasi dari kursus biokimia fisik yang diajarkan oleh Howard Schachman. Mahasiswa menganggap kursus ini sebagai salah satu yang paling menantang selama studi pascasarjana mereka. Meskipun soal-soal latihan yang diberikan sangat sulit, para mahasiswa mengakui bahwa Ludwig mendorong mereka untuk berpikir lebih dalam dan kritis.
Ludwig meninggal di Ann Arbor, Michigan, pada 27 November 2006 akibat kanker usus besar.[4]
Saat belajar di Berkeley, Ludwig mengikuti kursus biokimia fisik yang diajarkan oleh Howard Schachman. Ia kemudian mengakui bahwa kursus ini berperan penting dalam menentukan arah penelitiannya. Ludwig menyelesaikan disertasi Ph.D.-nya tentang biosintesis ergothionine di Universitas Kedokteran Cornell dan melanjutkan studi pascadoktoral di Harvard Medical School dari 1957 hingga 1959, serta di Massachusetts Institute of Technology dari 1959 hingga 1962. Pada tahun 1962, ketertarikan Ludwig beralih dari teknik klasik dalam biokimia ke bidang yang saat itu masih baru, yaitu kristalografi sinar-X. Ia kemudian bergabung dengan laboratorium William Lipscomb untuk meneliti struktur karboksipeptidase. Ludwig berhasil menentukan struktur enzim karboksipeptidase A, yang menjadi salah satu struktur enzim pertama yang dideskripsikan.
Pada tahun 1967, ia diangkat sebagai asisten profesor di Departemen Kimia Biologi[5] serta asisten peneliti biofisika di Divisi Penelitian Biofisika di Universitas Michigan. Sebagai anggota fakultas di Divisi Penelitian Biofisika, ia bergabung dengan sekelompok peneliti lainnya, termasuk Vincent Massey (enzimologi) dan Graham Palmer, dengan fokus pada penelitian flavoprotein. Di laboratoriumnya, Ludwig mempelajari flavodoksin. Pada tahun 1969, ia menerbitkan publikasi pertamanya yang membahas kristalisasi bentuk teroksidasi dan semikuinon dari protein yang berasal dari Clostridium pasteurianum. Pada tahun 1980-an, Ludwig juga meneliti superoksida dismutase bersama James Fee, rekannya di Divisi Penelitian Biofisika di Universitas Michigan. Pada tahun 1990, ia melanjutkan kolaborasi dengan rekan-rekannya di Universitas Michigan, termasuk Vincent Massey, untuk memahami mengapa reduksi semikuinon memiliki potensi yang sangat rendah. Ludwig juga menjalin kolaborasi dengan Richard Swenson dari Universitas Negeri Ohio untuk meneliti keadaan redoks flavodoksin dari Clostridium beijerinckii.
Laboratoriumnya berfokus pada protein yang terlibat dalam reaksi transfer elektron dan gugus fungsi. Selama empat dekade berikutnya, timnya membantu mengungkap struktur berbagai protein, termasuk flavodoksin—struktur flavoprotein pertama—serta besi-superoksida dismutase, p-hidroksibenzoat hidroksilase, dan ftalat dioksigenase reduktase. Ludwig terus menjalin kerja sama erat dengan fakultas yang meneliti biologi redoks di Universitas Michigan, yang menghasilkan penentuan struktur ftalat dioksigenase reduktase melalui kolaborasi dengan laboratorium David Ballou, p-hidroksibenzoat hidroksilase bersama laboratorium Ballou dan Vincent Massey, tiorredoksin reduktase bersama laboratorium Charles Williams Jr., serta metionin sintase yang bergantung pada kobalamin bersama Rowena Green Matthews.
Pengabdian
Sepanjang kariernya, Ludwig memberikan kontribusi yang signifikan bagi Universitas Michigan. Selama bekerja di sana, ia menjabat sebagai direktur Molecular Biophysics Training Grant serta ketua Departemen Penelitian Biofisika.
Ludwig juga dikenal sebagai mentor bagi para kristalografer muda, termasuk Cathy Drennan, yang kini menjadi profesor di MIT. Drennan mengenang Ludwig sebagai mentor yang sabar dan peduli, tetapi juga memiliki standar tinggi dalam menuntut keunggulan dan ketelitian. Ludwig menuntut para mahasiswanya untuk memahami teori di balik setiap langkah eksperimen. Ia sering menghabiskan waktu berjam-jam bersama mereka untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ilmiah. Alih-alih mempromosikan karyanya sendiri, Ludwig lebih banyak mendedikasikan waktunya untuk membimbing dan mendidik mahasiswanya.
Referensi
↑Matthews, Rowena G.: Martha L. Ludwig 1931-2006: A Biographical Memoir. National Academy of Sciences, 2011
↑"Obituari". University Record. 10 Januari 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Maret 2017. Diakses tanggal 13 Maret 2017.