Martha Finnemore (lahir 1959)[1] adalah ilmuwan Hubungan Internasionalkonstruktivis, dan profesor dari Elliott School of International Affairs di Universitas George Washington.[2] Ia dikenal lewat buku-bukunya, National Interests in International Society,The Purpose of Intervention, dan Rules for the World (bersama Michael Barnett) yang mencetuskan aliran konstruktivisme. Pada tahun 2009, survei dosen hubungan internasional di sepuluh negara menempatkan Finnemore di antara 25 akademisi HI paling berpengaruh di dunia dan 5 akademisi HI yang menghasilkan karya paling menarik dalam lima tahun terakhir;[3] survei sebelumnya juga menempatkan Finnemore di dua kategori yang sama.[4] Pada tahun 2011, ia terpilih sebagai anggota American Academy of Arts and Sciences.[5]
Dalam bukunya yang berjudul "The Purpose of Intervention: Changing Beliefs about the Use of Force", ia mengemukakan bahwa tipe intervensi militer oleh suatu negara mengalami perubahan dari masa ke masa. Sebagai contoh, di abad ke-19, praktik penagihan utang oleh suatu negara masih memaklumkan penggunaan intervensi militer. Sementara di abad ke-20, hal ini menjadi fenomena yang ditolak secara luas. Logika yang sama digunakan dalam fenomena meningkatnya bantuan kemanusiaan setelah abad ke-19, khususnya pada masa setelah Perang Dingin. Finnemore melihat fenomena-fenomena ini sebagai suatu hal yang sulit dijelaskan dalam pemikiran teori Realis dan Liberalis. [10]