Monumen "Mamma Ciociara" didirikan untuk mengenang wanita Marocchinate, yang sebagian besar dibunuh pada saat "pembebasan".
Latar belakang
Goumier adalah pasukan kolonial ireguler yang membentuk "Goums Marocains", yang merupakan unit seukuran sekitar perusahaan yang dikelompokkan dalam "Tabor" (batalion) dan Grup (resimen). Tiga unit diantaranya (Groupements de Tabors ke-1, ke-3, ke-4) bertugas dalam KEP bersama dengan empat divisi reguler: Divisi Prancis Merdeka ke-1, Divisi Infanteri Maroko ke-2, dan Divisi Infanteri Algeria ke-3 dan Divisi Pegunungan Maroko ke-4. bahasa Prancis:Goums Marocainscode: fr is deprecated dikomandani oleh Jenderal Augustin Guillaume.
Pemerkosaan massal
Monte Cassino ditaklukan oleh Sekutu pada 18 Mei 1944. Pada malam berikutnya, ribuan Goumiers dan tentara kolonial lainnya menyerbu perbukitan di sekitar kota dan desa Ciociaria (di Selatan Latium). Lebih dari 60,000 wanita, yang berusia antara 11 sampai 86 tahun, mengalami tindak kekerasan, ketika ketika desa-desa tersebut secara satu per satu dikuasai Goumiers. Para warga sipil yang berjenis kelamin laki-laki yang berusaha untuk melindungi istri-istri dan putri-putri mereka dibunuh. Jumlah pria yang dibunuh berjumlah sekitar 800 orang.[2]
Wali kota Esperia, sebuah komune di Provinsi Frosinone, mengabarkan bahwa di kotanya, 700 wanita dari 2,500 penduduk diperkosa yang mengakibatkan beberapa diantaranya tewas. Menurut beberapa sumber, lebih dari 7,000 warga sipil, termasuk anak-anak, diperkosa oleh Goumiers.[3]
Penggambaran kebudayaan
Di Castro dei Volsci, sebuah monumen yang dinamai "Mamma Ciociara" sekarang didirikan untuk mengenang seluruh ibu yang berusaha untuk mempertahankandiri mereka sendiri dan putri-putri mereka.[4][5]
Pada 1957, penulis Italia Alberto Moravia menulis novel La Ciociara yang berdasarkan pada pemerkosaan massal tersebut. Karya tersebut berdasarkan pada pemerkosaan massal tersebut. Karya tersebut merupakan drama dari seorang ibu dan putrinya, yang keduanya diperkosa oleh Goumiers. Novel tersebut dibuat dalam sebuah film, Two Women, yang disutradarai oleh Vittorio de Sica dan dibintangi oleh Sophia Loren. Pada 1960, Loren memenangkan Academy Award untuk Aktris Terbaik. Peristiwa tersebut merupakan pertama kalinya seorang aktris memenangkan sebuah Academy award untuk pemeran yang tidak memakai bahasa Inggris.
Catatan
↑bahasa Prancis:Corps Expéditionaire Françaiscode: fr is deprecated (CEF) or Corps Expéditionaire Français en Italiecode: fr is deprecated (CEFI)
Baris, Tommaso (2004). Tra due fuochi: Esperienza e memoria della guerra lungo la linea Gustav (dalam bahasa Italia). Laterza. ISBN978-88-420-7108-2.
Bimberg, Edward L. "Augustin-Leon Guillaume's Goums in a Modern War". Weider History Group. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-30. Diakses tanggal 2015-07-19. It praises the fighting ability in difficult terrain and "Unfortunately for the Goumiers, their military success did not prevent their fearsome reputation from taking its toll as exceptional numbers of Moroccans were executed—many without trial—for allegedly murdering, raping, and pillaging their way across the Italian countryside."
Johnston, Bruce (11 May 1997). "Italian women win cash for wartime rapes". International News Electronic Telegraph. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-12-28. Diakses tanggal 2015-07-19.
"Le Marocchinate" (dalam bahasa Italia). Istituto tecnico Luca Pacioli Crema. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-05-15. Diakses tanggal 2015-07-19.